Cermati Pola Demam Beragam Penyakit

Posting bagian 2 dari 4 bagian dalam seri Serba-Serbi Demam

Setelah sebelumnya kita belajar mengenal apa itu demam dan cara tepat menanganinya, maka kita sekarang akan belajar mencermati pola demam untuk beberapa penyakit yang umum ditemukan di masyarakat. Karena beda penyakit, beda pula pola demamnya. Oya, buat Anda yang baru berkunjung kesini, silakan baca dulu artikel sebelumnya disini, “Kenali Demam dan Cara Tepat Tangani Demam“.

Seperti yang sudah saya sampaikan diatas bahwa beda penyakit, walaupun sama-sama ada demamnya, polanya berbeda. Bahkan ada penyakit yang sangat mirip pola, tapi tetap saja berbeda sifatnya. Yang jelas, ada beragam penyakit yang memiliki gejala demam. Sehingga terkadang dokter pun menuliskan diagnosisnya yang dilengkapi dengan Diagnosis Banding atau Differensial Diagnosis.

Demam, seperti yang telah dipelajari sebelumnya, merupakan reaksi pertahanan tubuh melawan makhluk asing, seperti virus, bakteri, jamur, dan lainnya, atau dapat juga sebagai mekanisme kompensasi akibat tubuh kekurangan cairan (dehidrasi), misalnya diare. Semuanya akan memperlihatkan pola dan gejala yang berbeda-beda.

Pada demam yang disebabkan oleh virus influenza yang disertai dengan atau tanpa batuk pilek umumnya, akan dialami selama 1-2 hari dengan suhu yang tidak terlalu tinggi, hangat-hangat saja atau biasa disebut ‘greges-greges‘. Umumnya penyakit karena virus bisa sembuh sendiri dengan dibantu minum banyak, makan dan istirahat cukup. Kadang-kadang tidak diperlukan obat (sembuh tanpa obat).

Pada demam yang disebabkan oleh virus demam berdarah, suhunya turun naik sepanjang hari, seperti pelana kuda, sehingga disebut saddle fever. Demam bisa berlangsung terus-menerus selama 2-7 hari, dan pada fase lanjut biasanya disertai manifestasi perdarahan di bawah kulit lengan, perdarahan gusi, dan atau mimisan. Bila dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, demam ini bisa disertai syok karena kekurangan cairan di dalam sel tubuh.

Pola Demam
Contoh Pola Demam Berdarah

Demam thypoid atau tifus suhunya bisa lebih dari 38 derajat Celcius, yang biasanya muncul pada sore dan malam hari. Demam ini berlangsung lebih dari 3 hari bahkan lebih dari 7 hari, disertai sakit kepala, penurunan nafsu makan, dan atau sembelit atau diare.

Demam karena malaria bisa lebih lama, bergantung tipe malarianya. Penderita malaria tertiana akan mengalami panas selama 3 hari, lalu suhunya turun sebentar, kemudian bisa naik lagi. Sedangkan pada malaria quartana, demamnya setiap 4 hari. Dicurigai sebagai demam malaria jika ada riwayat pernah berkunjung ke daerah endemis malaria dalam sebulan terakhir.

Ada demam lagi yang perlu diwaspadai oleh masyarakat, karena tingkat keparahannya dan angka kematiannya yang masih tinggi di masyarakat, yaitu demam akibat flu burung. Pada demam ini, suhunya lebih dari 38 derajat Celcius secara menetap dan ada riwayat pernah kontak dengan unggas sakit atau mati mendadak. Dalam waktu yang cukup cepat, biasanya akan diikuti dengan gejala batuk, nyeri tenggorok, dan sesak napas, kemudian meninggal dunia.

Lalu ada lagi demam yang belum diketahui penyebabnya karena tidak jelas pola demamnya. Penderita dapat mengalami panas tinggi hingga 39-40 derajat Celcius dan suhunya turun-naik tidak jelas selama 2-3 minggu terus menerus. Demam ini bisa akibat infeksi berat atau adanya suatu keganasan. Yang jelas, jika Anda menemukan pola demam tidak jelas dan belum ada tanda-tanda penyembuhan selama 7 hari, segeralah ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan secara detil.

Masih banyak lagi penyakit lain yang bisa memunculkan gejala demam dan tidak mungkin ditampilkan semuanya disini. Jika diperhatikan dengan seksama, setiap penyakit memiliki tipe demam yang spesifik, disertai gejala dan riwayat yang spesifik pula. Kita harus belajar mencermatinya agar tidak merasa kecolongan bila kita atau anggota keluarga ada yang sakit demam.

Selanjutnya, tunggu artikel berikutnya mengenai kapan saat yang tepat untuk melakukan pemeriksaan ke dokter. Agar tidak ketinggalan update artikel berikutnya, silakan Anda masukkan email untuk berlangganan blog ini, jangan lupa untuk diaktivasi, maka artikel-artikel terbaru yang bermutu akan langsung diterima ke email kesayangan Anda.

Series Navigation<< Kenali Demam dan Cara Tepat Tangani DemamKapan Waktu Yang Tepat Periksakan Demam Anak? >>

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

15 thoughts on “Cermati Pola Demam Beragam Penyakit

  • 27 December 2014 at 07:24
    Permalink

    Artikelx lumayan membantu u penanganan dini

    Reply
  • 19 January 2015 at 00:59
    Permalink

    Makasih informasinya, bayi sy lg demam jd terbantu sekali

    Reply
  • Pingback: Demam akibat Virus 5 Hari? | Tingkah Anak

  • 10 May 2015 at 13:49
    Permalink

    Makasi infonya, semoga tdk bosan terus meng up date..

    Reply
  • 17 June 2015 at 10:12
    Permalink

    Sangat membantu.Akan tetapi,teman saya mengalami demam sampai 4 hari.Dan kata dokter hanya demam biasa.Apa yang harus dilakukan?saya pikir itu bukan demam biasa dan harus cek lab

    Reply
    • 17 June 2015 at 13:04
      Permalink

      Bagaimana Anda berpikir bahwa itu bukan demam biasa? Barangkali dokter sudah memahami pola demam Anda…tetap waspada ya…

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

CommentLuv badge

ANDA MUNGKIN PERLU BACA INI !!!close