Waspada Cuaca Ekstrim Tak Menentu

Apakah Anda merasakan terjadinya perubahan cuaca yang cukup ekstrim dan tak menentu akhir-akhir ini? Yap, benar sekali. Adanya perubahan cuaca yang cukup ekstrim kemungkinan besar disebabkan oleh adanya perubahan kondisi alam yang sangat signifikan, biasa disebut sebagai pancaroba. Bayangkan saja jika sehari-hari Anda akan menemukan kondisi seperti panas terik matahari dengan angin kencang berdebu pada siang hari, dan tiba-tiba meredup bahkan turun hujan deras di sore hari. Jika diingat-ingat, rasanya bulan ini seharusnya musim kemarau (tentu tanpa hujan). Nah, keadaan cuaca yang ekstrim ini sebaiknya bisa meningkatkan kewaspadaan kita terhadap berbagai penyakit yang mungkin timbul.

Secara logika, beberapa penyakit yang mungkin muncul akibat kondisi cuaca tak menentu (pancaroba) seperti ini berkaitan dengan penyakit menular langsung yang disebabkan virus atau bakteri, dan penyakit yang dibawa oleh vektor penyakit terutama yang mudah diterbangkan angin dan debu.

Penyakit menular langsung yang sangat mungkin ditemukan di lapangan di antaranya adalah:

  1. Penyakit gangguan saluran pernafasan seperti radang saluran pernafasan akut, influenza, bronkhitis, dan lain-lain termasuk flu like syndrome. Penyakit-penyakit seperti ini ditandai dengan gejala-gejala batuk, pilek, bersin-bersin, disertai demam dengan skala rendah hingga sedang. Selain itu, kepala pusing, badan terasa letih, sendi-sendi terasa ngilu, kurang nafsu makan, sakit tenggorokan, mata tampak memerah, suara parau, hingga hidung tersumbat. Biasanya gejala-gejala ini berangsur-angsur akan menghilang dalam waktu 3-5 hari dengan sendirinya (tanpa obat). Pencegahannya dan pengobatan tahap awal yang bisa dilakukan adalah dengan terapi air minum sebanyak-banyaknya untuk menjaga rongga mulut dan sekitarnya tetap lembab dan tidak dehidrasi. Jurus pencegahan lainnya bisa dibaca disini.
  2. Penyakit gangguan saluran pencernaan seperti diare, dan demam tifoid atau tifus abdominalis. Penyakit tersebut biasanya disebabkan oleh bakteri yang bersumber dari makanan dan sanitasi yang kurang baik. Debu yang diterbangkan angin biasanya membawa sejumlah bakteri yang akhirnya hinggap ke makanan yang terbuka, yang jika dimakan bakteri tersebut masuk ke saluran pencernaan dan berkembang biak di saluran usus, akhirnya timbul penyakit-penyakit diatas.

Sementara penyakit yang dibawa oleh vektor penyakit tertentu seperti penyakit yang dibawa nyamuk, yaitu Demam Berdarah Dengue (DBD). DBD dibawa oleh nyamuk spesies Aedes Aegypti, yaitu nyamuk dengan varian terbanyak yang ada di dunia. Pada kondisi normal, mereka tidak bisa terbang lebih dari 40 meter dari perindukannya. Namun dengan bantuan angin, mereka bisa terbang lebih jauh dan menyebarkan virus Dengue dari satu daerah ke daerah lain.

Penyakit-penyakit tersebut sangat mudah menyerang bila daya tahan tubuh menurun. Cuaca dan suhu udara yang cepat berubah di musim pancaroba, ditambah meningkatnya debu, kuman, dan radikal bebas membuat tubuh kita rentan terhadap penyakit di atas.

Tips Pencegahannya

Penyakit-penyakit pada musim pancaroba tersebut akan terus berulang seiring dengan perubahan musim, namun setidaknya kita bisa mencegah atau mengantisipasinya, sehingga tubuh kita mampu bertahan menghadapi musim pancaroba seperti saat ini.

Berikut ini adalah beberapa solusi agar tubuh tetap fit di tengah cuaca yang kurang bersahabat :

  1. Konsumsi makanan bergizi. Daya tahan tubuh yang baik selain butuh makanan yang cukup jumlahnya, juga harus memenuhi semua unsur gizi yang dibutuhkan tubuh yaitu : karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral.
  2. Cukup Istirahat. Kurang istirahat dapat menurunkan daya tahan tubuh kita. Tidur 6-8 jam sehari, memberikan tubuh kita istirahat yang cukup.
  3. Sempatkan untuk berolahraga. Usahakan berolahraga secara rutin minimal 3 kali seminggu selama 30 menit. Pilih olahraga yang bersifat aerobik seperti jogging, senam, treadmill, bersepeda, atau sekedar berjalan kaki berkeliling kompleks.
  4. Kelola Stress dengan baik. Dewasa ini sangat sulit untuk menghindari stress. Hanya dengan belajar mengelolanya secara tepat, kita dapat terhindar dari dampak negatif stress seperti sulit tidur, nafsu makan berkurang yang pada akhirnya mempengaruhi daya tahan tubuh kita.
  5. Konsumsi Suplemen yang tepat. Sebagian besar dari kita sulit memenuhi kebutuhan gizi harian dengan diet yang seimbang, sehingga suplemen tambahan diperlukan terutama di musim pancaroba. Vitamin C, Zinc, dan Echinachea adalah sebagian dari suplemen yang telah dibuktikan mampu mendongkrak daya tahan tubuh kita. Pilih suplemen yang tepat dan minumlah sesuai kebutuhan kita.
  6. Kurangi minum minuman dingin dan perbanyak minum air putih (suhu normal) minimal 8 gelas sehari. Minuman dingin dapat menurunkan daya tahan tubuh kita terhadap peralihan cuaca.

Nah, lakukan tips di atas secara rutin dan berkelanjutan maka anda sudah menutup pintu masuk bagi penyakit pancaroba untuk masuk ke dalam tubuh anda. Semoga bermanfaat.

Jika Anda suka artikel diatas, dapatkan update terbaru gratis!

loading...

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

5 thoughts on “Waspada Cuaca Ekstrim Tak Menentu

  • 19 April 2010 at 21:52
    Permalink

    Beberapa minggu ini disini terjadi perubah cuaca, siang-nya panas (panas tidak seperti biasanya) dan malam harinya hujan…
    Untuk mencegah itu penyakit karena perubahan cuaca, makasih tips-nya dok.
    .-= ::> Read Zaiful Anwar┬┤s last blog … Kategory dan Tag Blog ini Berubah Sendiri =-.

    pada Senin, 19 April 2010 23:34:53

    Sama-sama mas ­čÖé

    Reply
  • 21 April 2010 at 16:41
    Permalink

    Point ke-3 itu yang suka kelewatan. Sebelum menikah saya sempat aktif main bulutangkis rata-rata 3 kali semingu dan berenang satu kali. Sekarang waktu tersita untuk bekerja dan keluarga. Sempat beralih ke tenis meja tapi susah cari lawan main. Sudah pada sibuk semua …

    pada Kamis, 22 April 2010 00:27:34

    Kalo gitu, cari olahraga yang ga perlu nyari lawan main pak. Banyak kok olahraga yang bisa dilakukan sendirian, ringan lagi, seperti jogging, bersepeda, dan sebagainya. Jadi ga perlu ada kata “males olahraga” kan pak? hehehe

    Reply
  • 23 April 2010 at 14:55
    Permalink

    Terima kasih Tipsnya, Dok. Ya, seharusnya secara htungan kalender, pada bulan April ini sudah masuk musim kemarau, tapi prakteknya di daerah saya (Jogja) masih sering kali terjadi hujan. Siang hari panas terik kemudian sorenya tiba-tiba berubah menjadi hujan.

    Wah, kalau saya juga point ke-3 yang intensitasnya perlu ditingkatkan. Olah raga hanya seminggu sekali. Sama point ke-6 agak susah ngilangin kebiasaan minum air dingin.
    .-= ::> Read Joko┬┤s last blog … SMS Broadcast, Tool Penting Untuk Marketing Anda =-.

    pada Jum’at, 23 April 2010 23:11:31

    Wah, memang susah kalo olahraga cuma terbatas pengertiannya dengan olahraga rutinitas seperti yang dimaksudkan, perlu inovasi bentuk olahraga lain tentunya. Insya Allah besok saya bahas tentang hal ini. Tunggu saja…

    Reply
  • 28 April 2010 at 17:48
    Permalink

    untuk suplemen apakah itu suatu keharusan dok ? bagaimana kalo seseorang yang tidak biasa mengkonsumsi suplemen seperti saya ?
    .-= ::> Read sportingbucks┬┤s last blog … Cheap Inexpensive Medical Insurance Quotes =-.

    pada Rabu, 28 April 2010 20:16:03

    Tenang saja pak, hukumnya sunnah kok…Namanya juga suplemen, artinya asupan tambahan bila perlu.

    Reply
  • 17 April 2012 at 19:20
    Permalink

    sejauh mana bahaya air hujan/kehujanan, dok,ya?dan kalau pagi sesudah mandi bibir pasti pecah-pecah padahal sering minum jus,makasih dok
    ::> Postingan terakhir info blogger … siapakah pemenang Indonesia Idol ?My Profile

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Close
Get our Newsletters

Receive The Latest Posts Directly To Your Email - It's Free!! Enter your email, Signup, Check your email, then Confirm...