Pilah Pilih Jenis Investasi Terbaik Buat Dokter

Print Friendly, PDF & Email

Anda seorang dokter? Jika Anda seorang dokter yang khususnya bergelut di bidang klinis, dan Anda mempunyai tempat praktek sendiri, tentu memiliki pelanggan yang melimpah setiap hari. Hal ini tentu membuat penghasilan bulanan Anda selain cukup untuk kebutuhan sehari-hari, juga masih ada sisa penghasilan yang bisa ditabung atau diinvestasikan. Pertanyaannya, bagaimana Kita Pilah Pilih Jenis Investasi Terbaik Buat Dokter, investasi mana yang paling bagus?

Itulah pertanyaan yang akan kita jawab di artikel ini, yakni memilih tempat investasi yang aman untuk dokter sekaligus imbal hasilnya lebih tinggi dari investasi lain.

Sebelum itu, penulis mau menyebutkan dulu satu per satu jenis investasi yang sering dipilih banyak investor, di antaranya:

  1. Deposito bank
  2. Properti dan tanah
  3. Obligasi
  4. Reksadana
  5. Saham

Untuk poin 1-4 yang disebut di atas masing-masing punya kelebihan dan kekurangan.

Deposito bank lebih likuid dan mudah untuk ditarik, apalagi saat ini ada yang sistemnya bulanan dan tidak kena penalty jika ditarik kapan pun. Hanya saja, nilai dari return yang diperoleh bisa dibilang terbatas dan tidak ada pengembangan sama sekali.

Untuk property dan tanah imbal hasilnya bisa banyak dan berkali-kali lipat. Hanya saja, kurang likuid, dalam artian jika mau dijual bilamana kita punya kebutuhan yang mendadak maka sulit direalisasikan dalam waktu yang singkat karena selain harus diiklankan dulu, kita juga harus menunggu pembeli yang pas baru bisa terjual. Tentunya ini butuh waktu yang tidak sehari-dua hari saja kan?

Sedang obligasi sendiri masalahnya tidak bisa ditarik sewaktu-waktu, dan adapun untuk reksadana, memang mudah dijual kapan saja tapi masalahnya adalah pada resiko dan returnnya yang tidak tentu.

Lalu apa peluang investasi yang cocok untuk seorang dokter?

Jadi perkenalan dulu nih, nama saya Zulbiadi, saya telah bergelut dalam dunia investasi saham kurang lebih 4 tahun lamanya. Semua keadaan soal untung rugi dalam investasi ini sudah saya alami dan tentunya juga sudah bisa membedakan mana yang terbaik dari kelima jenis investasi di atas.

Singkatnya, saya pribadi merekomendasikan Anda untuk berinvestasi di pasar saham. Kenapa? Nah, ini pertanyaan yang menarik.

Pertama, dari segi penghasilan atau return-nya, saham jauh lebih tinggi dari 4 yang disebut di atas.

Jika Anda sering membaca-baca daftar orang terkaya di dunia maka pasti tau siapa itu Warren Buffett. Beliau adalah salah satu toko yang paling sukses dalam investasi saham ini.

Tahukah berapa modal awal yang ia gunakan saat pertama kali masuk di pasar saham? Ya, hanya $100 saja. Kalau dirupiahkan sekarang mungkin setara 1,7 juta saja. Tapi karena waktu itu uang segitu sudah besar sekali nilainya, jadi kita umpamakan saja 10 juta.

Jadi, beliau ini bukan dari keluarga yang kaya dan juga bukan dari keluarga pebisnis. Keberhasilannya melipatgandakan uangnya dari saham adalah suatu bukti bahwa investasi saham merupakan jenis investasi yang paling menguntungkan dari semua jenis intrumen investasi yang ada.

Katanya ‘high risk, high return’? Iya, itu betul. Tapi kan kembali lagi ke ilmu dari masing-masing investor. Semakin ia mau belajar maka akan semakin mampu ia melakukan manajemen resiko investasi dalam mengatasi kerugian dari saham.

Selain itu, kalau ada yang bilang ‘Wah, investasi saham kan harus melototin komputer sepanjang hari dan setiap hari?’. Kalau pertanyaannya begini berarti anda belum tau kalau dalam investasi saham itu ada ilmunya dan alirannya. Ada yang beli saham berdasarkan grafiknya dan ada juga yang berdasarkan analisa fundamental perusahaannya.

Untuk trader yang membeli saham berdasarkan analisa teknikal pada grafik harga sahamnya disebut growth investor dan inilah jenis trader saham yang anda bilang melototin komputer setiap hari.

Adapun yang beli saham berdasarkan analisa fundamental dari laporan keuangan suatu perusahaan dan faktor lainnya disebut dengan value investor. Kalau yang ini pilihan saya dan yang saya geluti selama ini. Kerjaannya sama sekali tidak melototin komputer setiap hari, tapi cuma beli saham kemudian ditinggal tidur. Bahkan bisa juga beli sekali kemudian kita cek 1-3 tahun kemudian. Mengenai ini, kamu wajib baca: Cara Nabung Saham

Dan tahukah Anda, bahkan Warren Buffet sendiri menggunakan teknik value investor tersebut hingga bisa untung ratusan ribu persen dan mampu mengantarkannya menjadi orang terkaya nomor wahid di kolong langit ini.

Sepertinya cukup ya. Jangan terlalu terpancing dengan judul di atas. Di sini saya hanya memberi saran. Semua keputusan dalam memilih peluang investasi yang cocok bagi seorang dokter adalah sepenuhnya ditangan Anda. Kerenanya, untung rugi yang anda alami akan dipertanggungjawabkan oleh anda sendiri sebagai investor.

Teman-teman, tulisan diatas merupakan sharing ilmu dari mas Zulbiadi. Seperti tertulis diatas, beliau adalah seorang yang ahli dalam dunia investasi saham, bisa dikunjungi di webnya analis.co.id. Jika ada yang ingin ditanyakan soal investasi saham, bisa mlipir ke webnya, atau nitip komen disini.

Oya, kalian juga bisa sumbang tulisan, opini, atau karya ilmiah orisinil kalian disini lo. Silakan baca ketentuannya menjadi seorang Guest Blogger disini ya.

Jika Anda suka artikel diatas, dapatkan update terbaru gratis!

loading...

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Subscribe For Latest Updates

Get Notified When We Publish The New Articles - It's Free!! Enter your email, Signup, Check your email, then Confirm...