Inilah Fakta Menarik Tentang Hujan

Alhamdulillah akhirnya saya bisa kembali menyentuh blog kesayangan ini, setelah sekian lama “merasa malas” menulis. Bukan karena tidak ada ide, tetapi keinginan menyempatkan diri untuk menulis inilah yang agak “menjauh” 3 bulan terakhir. Tapi, datangnya musim hujan kali ini rupanya membuat saya terhentak untuk mulai membuka dashboard blog ini kembali. Lalu kenapa musim hujan?

Teman-teman, seperti yang kita ketahui, Indonesia adalah negara yang mempunyai iklim tropis, dan itu berarti dia sudah pasti memiliki dua musim, dan salah satu musimnya akan memiliki curah hujan yang cukup tinggi. Pada musim hujan ini, segala ancaman penyakit musiman yang khas pun mulai berdatangan. Saya pernah menuliskan tentang waspada penyakit di musim hujan ini, dan sebenarnya saya juga akan kembali mengingatkan Anda tentang kewaspadaan itu melalui kajian yang berbeda nanti. Namun kali ini, saya ingin membahas dulu tentang fenomena keunikan hujan dan fakta-fakta yang mungkin tidak sempat terpikirkan oleh kita, walaupun hujan selalu datang musimnya tiap tahun.

Tahukah Anda?

  1. Seberapa pun derasnya air hujan yang turun ke bumi, ternyata kecepatan rata-rata air hujan hanyalah 8 – 10 km/jam. Air jatuh ke bumi dengan kecepatan yang rendah karena ternyata titik hujan memiliki bentuk khusus yang jika bergesekan dengan lapisan atmosfer, akan menjadi butiran air yang lebih kecil dengan kecepatan yang lebih rendah lagi. Coba bayangkan seandainya hujan turun seperti gelembung air yang besar dan dengan kecepatan yang cukup tinggi, bumi kita akan mengalami kehancuran yang hebat setiap turun hujan.
  2. Awan hujan berada pada ketinggian terendah sekitar 1200 meter dari atas permukaan bumi. Ada juga awan hujan yang berada pada ketinggian 10000 meter. Efek yang ditimbulkan oleh satu tetes air hujan yang jatuh dari ketinggian 1200 meter sama dengan benda seberat 1 kg yang jatuh dari ketinggian 15 cm.
  3. Dalam satu detik, kira-kira 16 juta ton air menguap dari bumi. Jumlah ini sama dengan jumlah air yang turun ke bumi dalam satu detik. Dalam satu tahun diperkirakan jumlah ini akan mencapai 505 x 1012 ton. Air terus berputar dalam daur yang seimbang sesuai dengan “takaran”nya.
  4. Butiran air hujan berubah bentuk ratusan kali tiap detik. Kalau butiran air hujan itu dibekukan akan membentuk keping kristal yang indah, tidak seperti air biasa yang dibekukan di freezer/kulkas.
  5. Setelah hujan turun, tanah, ilalang, rerumputan akan mengeluarkan bau wangi yang khas, bau khas ini dihasilkan dari senyawa yang dinamakan “petrichor”.
  6. Fakta terakhir yang paling misterius dan mengejutkan ilmuwan adalah bahwa hujan memiliki kemampuan untuk menghipnotis manusia untuk me-resonansi-kan ingatan masa lalu. Tanpa bisa mendapatkan bukti ilmiah, para ilmuwan hanya bisa menyimpulkan, “di dalam hujan ada lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yang rindu”. Dan pada titik ini, para ilmuwan meyakini bahwa manusia biasanya mendapatkan inspirasi.

Terlepas dari fakta terakhir yang mungkin ini juga salah satu yang menginspirasi saya menuliskan artikel ini, yang saya ambil dari berbagai sumber, tapi yang jelas di dalam hujan terkandung hikmah luar biasa yang bisa diambil sebagai pembelajaran bagi orang-orang yang berpikir. Hujan adalah salah satu bentuk ciptaan Allah Yang Maha Kuasa yang patut kita syukuri, karena Allah memberikan keberlangsungan kehidupan di dunia melalui hujan. Manusia tinggal menjaga keutuhan lingkungan agar hujan benar-benar menjadi rahmat bagi alam semesta. Wallahu a’lam bish-shawab.

Mengenai proses terjadinya hujan dan manfaatnya bagi kehidupan ini bisa Anda baca di blog Waras Farm ini, sangat menarik menurut saya, karena dikaji secara ilmiah dan agamis.

Untuk teman-teman yang punya fakta lainnya tentang hujan, silakan share disini ya…

Jika Anda suka artikel diatas, dapatkan update terbaru gratis!

loading...

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

6 thoughts on “Inilah Fakta Menarik Tentang Hujan

  • 9 December 2018 at 16:44
    Permalink

    Saya pernah punya pengalaman tidak terlupakan terhadap air hujan. Waktu masih kecil, di desa, mata pernah kemasukan kotoran dari pohon kelapa. Berbagai upaya mengatasi seharian tidak kunjung berhasil.

    Sore hari saat hujan deras turun, saya tertarik untuk mandi di bawah talang rumah yang mengucurkan air hujan dengan deras dalam jumlah besar. Saya pun berhujan-hujanan di situ. Tanpa sengaja, muka saya tengadahkan ke kucuran air deras dari talang rumah.

    Alhamdulillah, saat itulah kotoran yang masuk ke mata dan seharian belum berhasil dikeluarkan itu lenyap terbawa air hujan yang mengucur dari talang. Tentu saja, hati saya senang dan bersyukur pada Allah, Dzat pembuat air hujan. Saya tidak perlu datang ke Puskesmas untuk mengatasinya.

    Sampai sekarang berusia 60 tahun, saya tak pernah melupakan berkah air hujan. Selamat Pak Nasir yang kembali aktif menulis artikel. Artikelnya memberikan manfaat banyak kepada pembaca yang selalu ingin sehat.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Subscribe For Latest Updates

Get Notified When We Publish The New Articles - It's Free!! Enter your email, Signup, Check your email, then Confirm...