Benarkah Kiamat Ditunda? Saya Kira Tidak!

Saya khawatir Anda akan kaget dan penasaran ketika menemukan judul artikel diatas. Semoga tidak ya? Namun saya sangat berterima kasih karena telah membuat Anda mampir kemari 🙂

Seperti yang sedang santer diberitakan dalam segala media informasi, bahwa adanya prediksi tentang kiamat oleh suku Maya yang tinggal di perbatasan Guatemala-Meksiko, membuat nyaris seluruh warga dunia heboh menanggapi ramalan tersebut. Berakhirnya penanggalan suku Maya pada tanggal 21 Desember 2012 kemarin memicu penafsiran bahwa kehidupan di dunia ini pun akan berakhir, yang kita sebut kiamat. Namun pada kenyataannya, tanggal 21 Desember 2012 sudah terlewati dan tidak ada berita kerusakan apapun yang berarti di beberapa belahan duni, kecuali banyaknya pohon tumbang di Jakarta karena hujan deras disertai angin kencang kemarin sore dan diikuti dengan kemacetan parah dimana-mana.

Dari beberapa informasi yang saya kumpulkan, sebenarnya suku Maya sendiri telah mengalami sejarah yang patut menjadi pelajaran bagi kita semua, yang mungkin sejarah tersebut pada akhirnya bisa membuat seluruh dunia hancur. Mengapa begitu? Suku Maya telah mengalami keruntuhan kejayaannya di tanah kelahirannya, Amerika Tengah. Dengan semakin bertumbuhnya populasi modern, ditambah pemimpin yang serakah, pembangunan yang brutal, membuat suku Maya tersingkir dari tanah kelahirannya dan menghuni sisa-sisa hutan seluas 7700 mil persegi di pedalaman antara Guatemala-Meksiko. Saat ini mereka pun mulai terganggu lagi oleh ulah kartel narkoba (Meksiko terkenal dengan gangster dan perdagangan narkoba), dimana mereka membuat jalur perdagangan ilegal narkoba dan mengklaim wilayah kekuasaan Maya seenaknya dengan kekuatan uang. Dengan perusakan hutan dan dampak yang ditimbulkannya di setiap pendudukan suku Maya, mereka memprediksikan adanya akhir dari sebuah era kehidupan dengan mengakhiri penanggalannya pada tanggal 21 Desember 2012.

Seorang pemuka Suku Maya yang mempercayai datangnya kiamat, Esteban Santos mengatakan bahwa penduduk bumi sangat beruntung. Sebab, penduduk bumi yang hidup saat ini bisa melihat akhir dari sebuah era. Baginya 21 Desember 2012, adalah era bumi yang lama. Memasuki 22 Desember, bumi dipandangnya telah memasuki fase baru. “Kita semua beruntung karena bisa merasakan dua era yang berbeda,” ujarnya kepada CNN. Dia menolak bila dikatakan prediksi suku Maya keliru. Baginya, berakhirnya sebuah era bukan berarti dunia akan hancur. Berakhirnya sebuah era bisa menandakan pembaruan terhadap zaman. Namun Santos memprediksi kiamat akan tetap terjadi yang akan menutup segala rangkaian era manusia. “Mungkin bukan dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Bagi beberapa orang yang begitu mempercayai ramalan suku Maya ini tentang akhir kehidupan dunia ini, menanggapinya dengan berbagai komentar dan tindakan. Ada yang depresi hingga bunuh diri, ada yang malah berjudi soal kiamat akan datang pada tanggal tersebut atau tidak, bahkan ada juga yang menghabiskan jutaan dolar untuk membangun bahtera raksasa seperti yang kita lihat pada film thriller animasi “2012”.

Tentu bagi kita umat Islam, bila kita benar-benar beriman, maka kita akan meyakini bahwa hari Kiamat adalah suatu keniscayaan yang pasti akan tiba. Hanya saja tidak ada seorang pun yang tahu kapan hari, tanggal, bulan dan tahun Kiamat itu terjadi. Bahkan ketika Rasulullah SAW didatangi oleh malaikat Jibril yang menanyakan, “Wahai Muhammad, kapankah hari Kiamat itu?” Rasul menjawab, “Yang bertanya jauh lebih tahu dari pada yang ditanya.” Artinya seorang Nabi Agung yang dikenal sangat dekat dengan Allah SWT. pun tidak tahu kapan kiamat akan datang, apalagi kita manusia biasa, apalagi suku Maya yang menganut paham animisme.

Namun kita diberitahukan kisi-kisinya, tanda-tanda akan munculnya kiamat. Menurut hadits yang diriwayatkan Muslim, ada sepuluh tanda-tanda kiamat besar yang menjadi akhir dari kehidupan di dunia. Yaitu asap yang mematikan kaum kafir, keluarnya Dajjal, keluarnya binatang besar, terbit matahari dari tempat tenggelamnya, turunnya Isa bin Maryam alaihissalam, Ya’juj dan Ma’juj, tiga kali gempa bumi (sekali di timur, sekali di barat dan yang ketiga di Semenanjung Arab), yang akhir sekali adalah api yang keluar dari arah negeri Yaman yang akan menghalau manusia kepada Padang Mahsyar. Jika manusia di dunia telah melihat kesepuluh tanda-tanda kiamat itu, maka sudah pasti kiamat akan terjadi.

Jadi, jika tanggal 21 Desember 2012 sudah berlalu tanpa ada tanda-tanda kiamat seperti diatas, maka benarkah kiamat ditunda? Saya kira tidak! Kiamat pasti akan datang tanpa perlu diramalkan oleh siapapun, karena kunci rahasia waktunya hanya Allah yang memegangnya. Mungkin beberapa tanda sudah mulai ditampakkan-Nya, seperti gempa dahsyat di beberapa bagian bumi, seperti gempa dan tsunami di Aceh, gempa dan tsunami di Jepang, kebakaran hutan di mana-mana, peristiwa kebakaran di kota Jakarta, tanah longsor, meluapnya isi perut bumi seperti genangan lumpur Lapindo, dan sebagainya. Kejadian-kejadian alam seperti ini seharusnya membuat manusia khususnya para pemimpin yang zalim dan rakyat yang anarkis menyadari bahwa itu membuat negeri semakin hancur, bumi semakin rapuh, dan kiamat semakin dekat.

Sebagai orang yang beriman, adanya ramalan dari suku Maya tersebut, hendaknya dijadikan momentum terbaik untuk semakin meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah, melakukan taubat yang nasuha dan kembali kepada jalan yang benar. Mari kita lakukan perbuatan yang baik dan benar, jauhi perbuatan-perbuatan yang dilarang agama, jadilah pemimpin yang adil dan jujur. Ambil segi positifnya dari isu kiamat ini, agar kita selalu diingatkan bahwa kehidupan di dunia ini pasti akan berakhir dan kehidupan lain sesudahnya akan menjelang, dimana di kehidupan yang berikutnya akan datang pembalasan-pembalasan atas apa yang kita lakukan saat hidup di dunia ini. Semoga kita semakin sadar untuk kembali kepada jalan yang benar.

Jika Anda suka artikel diatas, dapatkan update terbaru gratis!

loading...

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

6 thoughts on “Benarkah Kiamat Ditunda? Saya Kira Tidak!

    • 23 December 2012 at 22:45
      Permalink

      Hahaha…terima kasih mas Arif, akhirnya ada mastah yang mampir juga 😀

      Reply
  • 27 December 2012 at 09:30
    Permalink

    Semoga dg banyaknya ramalan tentang datangnya hari kiamat,kita semakin mendekatkan diri pada sang pencipta dan intropeksi diri.

    Reply
  • 24 April 2013 at 10:00
    Permalink

    yaahh , thx ya bt judulx yg hot .. centanrrrr ,,,,, percaya2 aja sbagai suatu motivasi orang untuk mendekatkan diri lagi kepada sang pencipta ..
    okey … slm perjuangan … fighting 111111

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Close
Get our Newsletters

Receive The Latest Posts Directly To Your Email - It's Free!! Enter your email, Signup, Check your email, then Confirm...