Tips Sederhana Hadapi Anak Kejang Demam

Posting bagian 4 dari 4 bagian dalam seri Serba-Serbi Demam

Artikel ini merupakan sekuel atau serial terakhir dari pembahasan Serba-serbi Demam. Bagi Anda yang baru berkunjung, silakan baca seri artikel lainnya melalui link tersebut atau di sebelah kanan blog ini.

Kejang demam adalah suatu kondisi anak mengalami kejang yang disebabkan oleh demam, dan hanya terjadi pada anak kecil. Tubuh anak kejang-kejang dan tampak kaku, napasnya terganggu, bola matanya berputar atau mendelik ke atas, dan anak tidak berespons selama beberapa saat. Namun, tidak semua anak mengalaminya. Ada anak yang suhu demamnya mencapai 41 derajat Celcius tidak terjadi kejang, tetapi ada juga yang suhunya baru 38,5 derajat Celcius saja sudah mengalami kejang. Tidak ada patokan pada suhu tubuh berapa bisa mengakibatkan kejang, bergantung sensitivitas otak dalam merespon panas tubuh.

Biasanya, kejang demam bersifat keturunan atau genetik. Bila salah satu ortunya pernah mengalami kejang saat kecil, kemungkinan besar kejang demam dapat terjadi pada anaknya.

Lamanya kejang sekitar 1-3 menit, bahkan ada pula yang terjadi hanya beberapa detik. Kejadiannya bisa hanya satu kali, bisa juga berulang beberapa kali bergantung pada jenis penyakit yang diderita (baca kembali Mengenal Pola Demam dan Jenis Penyakitnya). Pada kejang demam sederhana, kejang hanya terjadi sekitar 30 detik, dan selesai kejang anak tetap sadar. Sementara pada kelainan/gangguan pada otak, kejangnya terjadi lebih kompleks, misalnya dapat berulang, dan waktunya pun lebih lama (10-30 menit). Setelah kejang berhenti, anak berada dalam kondisi tidak sadar.

Kejang demam sederhana tidak berdampak apa-apa pada anak. Tetapi bila kejangnya berkali-kali, bisa menyebabkan sel-sel otak menjadi rusak. Karena pada saat kejang, otak mengalami kekurangan oksigen (hipoksia). Maka yang paling penting bagi orang tua adalah bagaimana mencegah agar anak yang sedang demam tidak mengalami kejang. Jika pun sempat mengalami kejang demam, cukup terjadi satu kali dan tidak berulang.

Beberapa tips sederhana untuk mencegah dan menghadapi anak yang mengalami kejang demam sebagai berikut :

  • Lakukan antisipasi. Saat anak demam, segera berikan obat penurun panas, meski demamnya baru 38 derjat Celcius. Tidak perlu panik, baca Tutorial Cara Pemberian Obat Penurun Panas disini. Jika tidak ingin ambil risiko kejang, bisa juga memberikan obat antikejang lewat oral. Untuk itu, disarankan orang tua yang memiliki anak yang berisiko kejang karena ada riwayat kejang pada dirinya atau dalam keluarga, mempunyai persediaan obat penurun panas beserta anti kejang. Obat anti kejang biasanya berupa kapsul berbentuk peluru yang dimasukkan lewat rektal (dubur), yang harus disimpan ke dalam lemari es, dan dapat digunakan sewaktu-waktu saat anak kejang. Hanya saja, biasanya obat antikejang harus dibeli dengan menggunakan resep dokter, karena termasuk obat keras yang berisiko disalahgunakan.
  • Saat anak kejang, bersikaplah tenang, tidak boleh panik. Ikuti langkah-langkah berikut :
  1. Letakkan anak di tempat tidur dengan lingkungan sekeliling yang aman, tidak ada benda keras atau tajam yang bisa membahayakan.
  2. Miringkan bagian kepalanya agar bila muntah atau ada ludah, tidak sampai tertelan dan membuatnya tersedak.
  3. Jangan memasukkan apapun ke dalam mulutnya, seperti makanan, minuman, atau obat penurun panas, karena bisa membuatnya tersedak. Kalau ada makanan di dalam mulut, segera keluarkan.
  4. Usahakan anak bisa bebas bernapas. Longgarkan ikatan bajunya atau buka bajunya.
  5. Kompres hangat tubuhnya (baca kembali : Kenali Demam dan Cara Tepat Tangani Demam). Jika ada persediaan obat anti kejang, segera berikan melalui rektal.
  6. Segera bawa ke dokter terdekat untuk mendapat pertolongan segera
  • Perhatikan usia anak saat terjadi kejang. Bila kejang terjadi pada anak sebelum usia 6 bulan, biasanya ditemukan kelainan-kelainan pada otak. Kondisi ini perlu pemeriksaan lebih spesifik, sebaiknya anak segera dibawa ke dokter untuk mengetahui penyebab kejang.

Semoga tips ini berguna bagi Anda yang memiliki anak kecil dan yang akan memiliki anak kecil. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan diberikan kekuatan untuk melakukan pencegahan penyakit. Sampai jumpa di artikel serial berikutnya dengan tema berbeda. Tetap berlangganan agar tidak ketinggalan info bermanfaat lainnya. Terima kasih.

Series Navigation<< Kapan Waktu Yang Tepat Periksakan Demam Anak?

Artikel ini bermanfaat untuk Anda? Mau dikabari kalau ada posting terbaru secara gratis melalui email?
Silakan ketik dan kirimkan email Anda disini:
Saya jaga kerahasiaan email Anda, takkan saya bagikan ke siapapun.
Tapi jangan lupa untuk mengkonfirmasi pemberitahuan yang masuk ke email Anda.
tiket pesawat

1 Comment to "Tips Sederhana Hadapi Anak Kejang Demam"

Terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda di " Tips Sederhana Hadapi Anak Kejang Demam". Yang belum komentar, segera berkomentar ya. Jangan lupa untuk kembali lagi ke sini begitu ada postingan baru, OK?! :)
  1. 29 February 2012 - 12:43 | Permalink

    ini sangat penting yang kadang ketika orang gugup,cara sederhana menjadi terlupakan
    ::> Postingan terakhir info blogger … Tips sukses yudika Indonesian IdolMy Profile

Diskusikan Ide Anda

Silahkan kirim ide/komentar/saran Anda, akan lebih baik jika Anda baca dulu postingan di atas.

Saya usahakan untuk segera membalas tanggapan Anda. Makasih ya atas kunjungannya.

CommentLuv badge