Siapa yang tidak pernah merasakan kelelahan? Saya kira hampir semua orang pernah merasakan segala bentuk kelelahan, karena sebagai makhluk hidup kita semua melakukan aktivitasnya masing-masing. Pada saat beraktivitas, tubuh mengeluarkan energinya hingga berkurang dan hampir habis. Ibarat baterai, jika digunakan pasti akan habis dan butuh di recharge (isi ulang). Teringat pelajaran biologi dulu, bahwa tubuh akan menghasilkan ATP (Adenosin Tri Phosphat) sebagai energi jika kita makan, dan berubah menjadi ADP (Adenosin Diphosphat) dan Asam Laktat jika energi tersebut digunakan untuk beraktivitas, dan dampaknya disebut sebagai kelelahan.
Disini saya tidak akan bicara soal kelelahan tubuh karena soal kelelahan otot pernah saya bahas di serial Apa dan Mengapa Kram Otot. Tapi saya hanya ingin membahas mengenai penyebab mata lelah.
Mata lelah ditandai beberapa gejala, seperti mata berair, terasa kering, atau bahkan disertai pusing, dan terasa kaku/pegal di tengkuk atau leher bagian atas hingga pundak. Penyebabnya bermacam-macam, tetapi setidaknya ada tiga hal yang sering memicu gangguan tersebut.
- Membaca dalam waktu lama dapat membuat mata lelah, apalagi jika dilakukan dengan kondisi penerangan yang kurang baik. Otot mata akan menegang jika dipaksa fokus pada satu posisi dalam waktu lama, sehingga menyebabkan iritasi dan mengganggu kenyamanan penglihatan. Untuk menghindarinya, biasakanlah mengistirahatkan mata, misalnya selama beberapa menit setelah 30 menit membaca. Mengistirahatkan mata dilakukan dengan mengalihkan perhatian ke tempat lain atau memejamkan mata agar terasa rileks. Biasanya mata akan kembali terasa nyaman bila mata melihat jarak yang cukup jauh atau melihat benda berwarna hijau seperti pepohonan yang rimbun atau bunga-bungaan.
- Radiasi dari layar komputer, umumnya dialami oleh pekerja kantoran yang dalam sehari bisa duduk berjam-jam di depan komputer. Untuk menyiasatinya, aturlah tingkat kontras warna dan penerangan pada layar. Dalam hal ini saya lebih suka mengurangi angka brightness ke level yang cukup rendah dan kontras warna yang nyaman di mata. Selain itu letak komputer pun harus diperhatikan dengan baik, seperti menghindari pantulan cahaya lampu atau sinar matahari. Gunakan ukuran huruf yang cukup besar, caranya pilih menu –> view –> text size. Lebih baik bila menggunakan komputer di tempat yang penerangannya cukup dan posisi duduk senyaman mungkin. Hal ini akan memberi kenyamanan bagi Anda sekaligus meminimalkan risiko ketegangan pada mata.
- Penyebab terakhir adalah Kelelahan Mata akibat Sinar Matahari yang kerap tidak disadari. Itu sebabnya, dalam kondisi tertentu menggunakan kacamata hitam dianjurkan demi menjaga kesehatan mata, bukan sekadar sebagai aksesori atau mengikuti tren.
Nah, apakah Anda pernah mengalami kelelahan mata seperti di atas? Atau oleh sebab lain? Silakan sharingkan pengalaman Anda berikut bagaimana cara Anda mengatasinya? Baca juga tips menjaga kesehatan mata disini.

















tambahan dok,
di rs 1…cek mata…katanya plus
di rs 2…cek mata…katanya minus
terakhir feb 2012 ini…cek mata..katanya normal…
sy liat kalau di paksakan beli kaca mata tersebut….lensanya di buat normal or gimana dok….?? dikarenakan hasil cek di 3 rs..berbeda2….
dan bahkan sy mau sharing ke optic yang khusus jual hal tersebut, rata-rata pada tidak tau detail tentang produk tersebut….jadi khawatir takut salah beli barang……??
mohon saran dokter solusinya
thx
Follow on Twitter: drnasseer
Mohon penjelasan, apakah Anda periksa ke RS itu diperiksa oleh dokter spesialis penyakit mata atau sekedar periksa ke dokter umum? Apakah pemeriksaan menggunakan alat funduskopi? Pengobatan apa yang Anda dapatkan selain anjuran kacamata?