7 Cara Menyimpan Obat dengan Benar dan Aman

Menyimpan Obat dengan Benar dan AmanJika sebelumnya saya pernah mengulas mengenai Tips Menyimpan Makanan dan Tips Penyiapan Makanan yang sehat dan aman, maka pada kesempatan kali ini saya mencoba mensharingkan informasi mengenai cara penyimpanan obat yang benar dan aman agar khasiat obat tidak hilang dan terhindar dari kasus keracunan obat.

Sebagian dari kasus keracunan obat disebabkan oleh karena cara penyimpanan obat yang salah. Menyimpan obat dengan benar dapat menjamin keamanan pemakaian obat-obatan tersebut.

Penyimpanan obat dengan cara yang benar membantu menjaga kondisi obat tetap dalam keadaan yang baik atau tidak rusak, sehingga dapat meningkatkan efektifitas khasiat obat. Selain itu, juga dapat menghindarkan kesalahan penggunaan obat oleh orang yang salah, misalnya anak-anak.

Seperti dikutip dari Detikcom, beberapa cara penyimpanan obat yang benar dan aman yang direkomendasikan, yaitu :

1. Ikuti petunjuk penyimpanan pada label kemasan obat
Biasanya pada label kemasan obat akan tertulis petunjuk, antara lain simpan obat dalam wadah tertutup pada suhu kamar, jauh dari panas, kelembaban, dan cahaya langsung, serta jauhkan dari pembekuan.

2. Hindari meninggalkan obat di kamar mandi, mobil, atau di tempat yang lembab dan terlalu panas.
Menyimpan obat di tempat yang lembab memudahkan tumbuhnya bakteri-bakteri tertentu serta jamur, sedangkan menyimpan obat di tempat yang terlalu panas dapat membuat reaksi kimia pada obat, sehingga obat pun mudah rusak dan tidak berkhasiat lagi.

3. Dinginkan obat hanya jika pada label kemasan obat tersebut tertulis demikian
Bentuk obat-obat tertentu, seperti supositoria memang harus disimpan dalam lemari pendingin, karena jika ditaruh pada suhu kamar akan meleleh atau mencair.

4. Pastikan semua obat yang disimpan aman dari jangkauan anak
Menyimpan obat jauh dari jangkauan anak-anak sangat penting karena dapat menghindarkan kesalahan penggunaan obat tertentu oleh anak, sehingga juga menghindarkan kasus keracunan obat pada anak. Kasus keracunan obat pada anak, meliputi:
a. Kesalahan penggunaan obat dewasa yang digunakan pada anak.
b. Kasus obat tertelan pada anak karena anak ingin coba-coba.
c. Obat yang memang diindikasikan untuk anak, namun karena berada dalam jangkauan anak sehingga terjadi kesalahan dosis.

5. Jika menggunakan pil organizer, pastikan semua obat dapat mudah diidentifikasi
Pil organizer, atau pil kontainer, atau kotak khusus pil digunakan untuk menyimpan obat sesuai dengan dosis yang dijadwalkan untuk seseorang. Pil organizer biasanya dibuat dengan kompartemen untuk setiap hari dalam seminggu. Pil organizer merupakan tempat penyimpan obat untuk mencegah atau mengurangi kesalahan penggunaan obat oleh pasien. Menyimpan obat dalam pil organizer harus dilakukan dengan teliti, agar tidak terjadi kesalahan penggunaan obat.

6. Simpan obat dalam wadah asli dengan tutup yang tertutup rapat
Bagaimana pun juga wadah asli dari obat yang berasal dari pabrik sudah didesain sedemikian rupa sehingga dapat menyimpan obat dengan baik. Untuk dapat diketahui bahwa ada beberapa obat yang tidak boleh terkena cahaya matahari langsung, sehingga wadahnya didesain dengan warna gelap. Obat harus ditutup rapat kembali setelah digunakan untuk menghindari kontaminasi dengan udara kotor dan bakteri/jamur, sehingga dapat merusak fungsi obat.

7. Buanglah obat yang sudah kadaluwarsa atau obat yang sudah tidak diperlukan lagi
Sangat perlu untuk mengecek lemari penyimpan obat secara berkala, untuk melacak obat-obatan yang memang sudah kadaluwarsa. Sisa obat-obatan yang diperoleh dengan resep dokter dari pengobatan terdahulu jika sudah tidak diperlukan lagi, sebaiknya juga dibuang. Pembuangan obat-obatan yang sudah kadaluwarsa dan obat-obatan yang sudah tidak diperlukan lagi dapat mencegah keracunan obat.

Semoga bermanfaat.

Sumber : Detik Health[dot]com

Jika Anda suka artikel diatas, dapatkan update terbaru gratis!

loading...

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

2 thoughts on “7 Cara Menyimpan Obat dengan Benar dan Aman

  • 12 October 2011 at 10:02
    Permalink

    Jadi tambah pengetahuan nih, trim

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Close
Get our Newsletters

Receive The Latest Posts Directly To Your Email - It's Free!! Enter your email, Signup, Check your email, then Confirm...