Mengapa Terjadi Kram Otot ?

Posting bagian 1 dari 3 bagian dalam seri Apa dan Mengapa Kram Otot?

Mengapa Terjadi Kram OtotSiapa yang belum pernah mengalami kram otot atau otot kejang, atau orang biasa menyebut kram urat ? Saya yakin siapapun pernah mengalaminya, baik sadar maupun tidak merasakannya. Ketika otot dirasakan menegang secara tiba-tiba, seolah ditarik dengan sangat kuat. Rasa nyeri tak tertahankan selama beberapa detik hingga beberapa menit, kemudian mereda. Namun sensasi tak nyaman terus terasa selama beberapa saat. Itulah ciri-ciri kram otot.

Ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum membahas kram otot. Ada dua jenis pergerakan otot, yaitu pergerakan otot dinamis dan pergerakan otot statis.

Pergerakan otot dinamis terjadi saat otot-otot panjang – seperti yang terdapat di tungkai dan lengan – menegang dan berkontraksi, seiring dengan mengulur atau melenturnya sendi tubuh. Intinya, pergerakan otot dinamis lebih disebabkan karena tubuh kita hampir secara keseluruhan memang sedang bergerak.

Sedangkan pergerakan otot statis terjadi saat sendi-sendi tubuh tidak bergerak, namun ada satu atau beberapa otot menegang, misalnya saat mempertahankan posisi setengah jongkok, atau posisi tubuh menahan satu ruas otot atau lebih dalam keadaan menegang. Nah, biasanya kejang atau kram otot terjadi pada saat pergerakan otot statis ini.

Jelasnya, kram otot terjadi saat otot “dipaksa” berkontraksi dan menegang selama beberapa saat. Umumnya, kondisi ini tidak berlangsung lama, antara beberapa detik hingga 15 menit saja.

Lalu, mengapa bisa terjadi kram otot ? Menurut para ahli, setidaknya ada tiga alasan mengapa seseorang mengalami kram otot.

1. Ketidakseimbangan cairan dan elektrolit

Untuk menggerakkan otot, tubuh memerlukan elektrolit, terutama kalium dan natrium. Saat berolahraga, tubuh akan kehilangan cairan sekaligus elektrolit, sehingga timbullah kejang atau kram otot.

Masalahnya, banyak pelaku olahraga yang menganggap minum air dapat menambah bobot tubuhnya, sehingga mereka justru meminum obat dan minuman diuretik – yang dapat memicu keinginan berkemih – seperti kopi dan teh. Padahal, kebiasaan itu dapat membuat tubuh kekurangan cairan  serius, dan meningkatkan risiko kram otot.

Lebih berbahaya lagi, otot-otot jantung juga bisa mengalami kram bila kadar elektrolit dalam tubuh tidak seimbang. Akibatnya, jantung bisa berhenti berdetak, dan berujung fatal.

Selain olahraga, cuaca panas juga membuat seseorang lebih cepat berkeringat, sehingga cairan dan elektrolit yang terbuang semakin banyak. Itu sebabnya, orang yang tinggal di lingkungan panas lebih rentan mengalami kram otot dibandingkan yang tinggal di lingkungan dingin, meskipun aktivitas fisik mereka sama.

2. Kurang pemanasan

Mereka yang tinggal di daerah dingin bisa juga mengalami kram otot apabila tidak cukup melakukan pemanasan sebelum berolahraga, karena otot cenderung kaku saat udara dingin. Itulah sebabnya, jangan terburu-buru masuk ke latihan utama. Ambil waktu lebih lama untuk mengendurkan otot, sehingga tidak mengalami kekejangan atau kram otot.

3. Keletihan otot

Jika Anda terlalu banyak memberikan tekanan fisik di otot, misalnya pada saat berolahraga dengan intensitas tinggi, otot juga akan menjadi letih, sehingga timbullah kram otot. Berbaring atau duduk di posisi yang tidak biasa untuk jangka waktu yang lama juga bisa menyebabkan otot letih.

Nah, sekarang sudah tahu kan mengapa bisa terjadi kram otot. Anda punya pengalaman lain ? Silakan sharing disini ya. Bagaimana cara mengatasi dan mencegahnya ? Nantikan posting berikutnya ya.

Jika Anda suka artikel diatas, dapatkan update terbaru gratis!
Series Navigation2 Cara Atasi Kram Otot >>

loading...

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

12 thoughts on “Mengapa Terjadi Kram Otot ?

  • 7 February 2012 at 06:40
    Permalink

    Yth : Dokternasir

    Salam kenal.
    Terimakasih atas informasinya terkait kram.
    Saya adalah salah satunya yg sering mengalami kram. Saya perokok dan kopi maniak (kebiasaan buruk orang IT, kopi, roko, lembur).
    Nah, akhir akhir ini saya sering kram di kaki, paha, pinggang. Dan yang paling menyakitkan adalah kalo kram terjadi di Tulang rusuk kiri dan kanan malah suka bareng dgn kram pada otot punggug, akibatnya saya mengalami sakit yang sangat.
    Solusai selama ini adalah saya menggunakan counterpain atau balsem.
    Kram terjadi saat tidur, atau tertawa terlalu lama, atau malah menguap pun sering sampe kram pada otot tulang rusuk.
    Bagaimana solusi untuk mengantisipasinya……???
    Mohon petunjuk dan saran.

    Terimasakah,
    Salam

    Reply
    • 9 February 2012 at 12:48
      Permalink

      Coba kurangi dulu kebiasaan buruk yang Anda ceritakan, misalnya kurangi rokok dan kopi. Selain itu perbanyak minum air putih. Kondisi kekurangan cairan di dalam otot bisa memicu kasus ini. Trims

      Reply
  • 18 February 2012 at 15:30
    Permalink

    knapa yya klo kram ototnya tiap hari, tiap bangun tidur..? padahal posisi tidur biasa saja, tidak ada yg salah.. atau terkadang sering sekali tiba-tiba terjadi di tengah-tengah aktifitas… terimakasih atas jawabannya..

    Reply
    • 19 February 2012 at 21:08
      Permalink

      Kram bisa terjadi kapanpun, terutama pada saat otot tegang berlebihan. Pada saat beraktifitas itu sudah lumrah, karena faktor kelelahan otot. Tetapi pada saat itu, mungkin ada posisi tubuh yang tidak berubah sama sekali dari awal tidur sampai bangun, atau juga pertanda tubuh kekurangan asupan cairan sehingga pada saat tidur terjadi penguapan yang berlebihan. Semoga bisa menjawab pertanyaan.

      Reply
  • 8 March 2012 at 15:10
    Permalink

    salam knl….
    knp ya wkt bangun tdr tiba2 lutut terasa skt bgt sprt kram……smpe 1 jm lbh, dbuat jln jg terasa skt, ap ini fktor klelahan ato bgnm? krn sblmnya tdk mnglami yg sprt ini
    mhn ptnjuk dan saran………trmksh

    Reply
  • 7 April 2012 at 11:58
    Permalink

    salam dok. Kalo saya mungkin beda lagi, entah kenapa waktu lagi tidur, tau” saya bangun sendiri dan saat itu juga kaki saya spt refleks menenadng dan tiba” otot saya spt kejang ditarik yg sakitnya luar biasa.. sampe saya pukul” betis saya dan sekitar 3 menit baru reda, tapi rasa sakitny ttp ada sampai skitar 3-4 hari. Apa itu juga krena kurang minum ya dok? Saya biasany suka latihan fisik sblum tidur..

    Reply
  • 20 August 2012 at 09:28
    Permalink

    Salam Dok….suami saya usia 58 th .berat 100kg.tinggi bdn 170cm.yg ingin suami saya gemuknya di perut Dok…smp sprt org hamil,perokok tp tdk parah,tdk pernah olah raga. yg ingin saya tanyakan…suami saya sering kali kram terutama di perut baik bagian kanan maupun kiri. terkadang juga kaki. pdhl tes darah terakhir smua hasil bagus kolestrol,trigisid,asam urat. bagaimana ya Dok….trimaksh

    Reply
    • 24 August 2012 at 09:47
      Permalink

      kalo dari hasil perhitungan BMI, suami Anda sudah tergolong obesitas atau berat badan yang melebihi batas maksimum yang menyehatkan. Prinsipnya sesuai gaya fisika, berat badan akan bertumpu pada kaki saat berdiri. Begitu pula aliran darah yang melawan gaya gravitasi akan sangat dipengaruhi oleh kondisi badan. Pada saat obese, berat badan yang menumpu kaki akan sangat besar melebihi kemampuan kaki menahannya. Selain itu aliran darah yang mengalir menuju jantung akan mengalami kesulitan karena terlalu banyak halangan seperti lemak dan lipatan-lipatan. Kondisi seperti demikian akan menyebabkan tubuh mudah terserang gangguan fisik dari yang ringan sampai berat, diantaranya kaki sering kram karena kekurangan oksigen dalam darah, dan sebagainya. Untuk itu disarankan agar mengubah pola hidup, atur pola makan, banyak bergerak seperti berjalan kaki, bersepeda, dsb agar aliran darah menjadi lebih lancar.
      Semoga membantu.

      Reply
  • 9 October 2013 at 07:44
    Permalink

    sy pekerja keras, tiap hari kerja dr jam 08:00-17:00. 3 hari lalu pas bngun tidur tiba2 lengan dan paha tdk bertenaga (lemas). Apa ini trmasuk kelelahan otot atau stroke ringan? Makasih sebelumx dok.

    Reply
    • 9 October 2013 at 23:28
      Permalink

      Bisa jadi pak. Gejala demikian biasanya terjadi jika kita kurang asupan makanan yang mengandung kalium (hipokalemi), yaitu mineral penting yang diperlukan oleh otot. Hal ini bisa terjadi jika Anda kerja terlalu keras sampai lupa asupan minum yang cukup, makan kurang, dan kurang asupan buah-buahan. Saran saya, seimbangkan intensitas kerja Anda dengan kualitas asupan energi dan istirahat yang cukup.
      Semoga bermanfaat. Terima kasih sudah mampir 🙂

      Reply
  • 5 September 2014 at 12:54
    Permalink

    siang dok…
    mau tanya dok, manifestasi klinis tuk kram kaki apa ya dok? saya sdah mncoba mncari referensi tapi blum ketemu. untuk keperluan penelitian dok…
    trima kasih bantuannya

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

CommentLuv badge

Close
Get our Newsletters

Receive The Latest Posts Directly To Your Email - It's Free!! Enter your email, Signup, Check your email, then Confirm...