Tips Penyiapan Makanan Yang Sehat dan Aman

Bulan Ramadhan adalah bulan dimana kita menjalankan ibadah puasa dan nilai ibadah di bulan ini dilipatgandakan sedemikian sehingga umat Islam yang melaksanakannya akan merasakan nikmatnya beribadah sepanjang bulan Ramadhan, bahkan ada sahabat Nabi yang mengharapkan agar seluruh bulan adalah bulan Ramadhan.

Kenikmatan beribadah itu jangan sampai terganggu oleh kebiasaan hidup yang salah, misalnya pola makan yang salah, sehingga kita alih-alih sehat selama puasa, malah terserang penyakit. Sementara selama berpuasa kita dituntut untuk tetap sehat dan bugar, agar dapat menjalankan ibadah dengan baik. Mungkin pola makan sudah benar, apalagi waktu makan di bulan Ramadhan terbatas pada dua waktu, yaitu waktu buka dan waktu sahur. Tapi mungkin saja kesalahan itu malah muncul dari cara penyiapan makanannya yang kurang baik, sehingga kita menyantap masakan yang kurang baik dan sudah terkontaminasi penyakit. Hal yang tampaknya sepele, tapi bisa berbuntut panjang. Lalu apa yang harus dipersiapkan?

Kementerian Kesehatan RI beserta Food Safety WHO sudah memberikan beberapa tips penyiapan Makanan yang Sehat dan Aman, sebagai berikut :

1. Tetap Jaga Kebersihan

Hal yang dapat kita lakukan antara lain :

  • Cuci tangan dengan air bersih dan sabun sebelum dan sesudah penyiapan makanan
  • Cuci tangan dengan air bersih dan sabun setelah buang besar dan kecil
  • Cuci dengan bersih peralatan yang akan digunakan untuk penyiapan makanan
  • Jaga selalu kebersihan dapur dan lindungi makanan dari serangga, tikus dan hewan lainnya

Mengapa :

Walaupun banyak bakteri yang tidak menyebabkan penyakit, namun bakteri berbahaya dapat ditemukan di tanah, air, hewan dan manusia. Bakteri ini dapat terbawa oleh tangan, kain pembersih, dan peralatan dapur khususnya papan pemotong makanan yang secara tidak sengaja dapat menyebabkan tercemarnya makanan.

2. Pisahkan Bahan Makanan mentah dengan Makanan Matang

Hal yang dapat kita lakukan antara lain :

  • Pisahkan bahan makanan mentah seperti daging, unggas dan makanan lain dari makanan yang sudah matang
  • Gunakan peralatan dapur seperti pisau dan papan pemotong yang berbeda untuk makanan yang mentah dengan makanan yang sudah matang
  • Simpan makanan dalam wadah terpisah untuk menghindari makanan mentah bersinggungan dengan makanan yang sudah matang

Mengapa :

Cairan dan lendir yang terdapat pada bahan makanan mentah seperti daging, unggas dan makanan laut mengandung bakteri yang berbahaya. Bakteri tersebut dapat mencemari makanan lain selama proses penyiapan dan penyimpanan makanan. Perhatikan pula cara penyimpanannya di dalam lemari pendingin atau kulkas.

3. Memasak dengan Benar

Hal yang dapat kita lakukan antara lain :

  • Pastikan makanan dimasak dengan matang, terutama daging, unggas, telur dan makanan laut
  • Rebuslah makanan yang berkuah sampai mendidih. Untuk daging dan unggas, pastikan air rebusan terlihat jernih dan bukan berwarna merah muda
  • Panaskan makanan yang telah dimasak, sebelum dikonsumsi kembali

Mengapa :

Memasak makanan dengan benar dapat membunuh bakteri berbahaya. Penelitian telah menunjukkan bahwa makanan yang dimasak sampai suhu 70oC aman untuk dikonsumsi. Makanan yang menggunakan daging cincang, ayam panggang, harus benar-benar matang sebelum dimakan.

4. Simpan Makanan pada Suhu yang Aman

Hal yang dapat kita lakukan antara lain :

  • Jangan biarkan makanan disimpan dalam suhu kamar lebih dari 2 jam
  • Simpan makanan yang telah dimasak dan makanan yang cepat rusak pada lemari pendingin (suhu di bawah 5oC)
  • Segera hidangkan makanan yang telah dimasak
  • Jangan terlalu lama menyimpan makanan dalam lemari pendingin
  • Jangan biarkan makanan beku mencair pada suhu kamar

Mengapa :

Bakteri dapat berkembang biak dua kali lebih cepat pada suhu kamar. Dengan mempertahankan suhu di bawa 5oC atau di atas 60oC, perkembangan bakteri dapat diperlambat atau berhenti, walaupun masih ada bakteri yang berkembangbiak di bawah suhu 5oC.

5. Gunakan Air Bersih dan Bahan Makanan Mentah yang Segar

Hal yang dapat kita lakukan antara lain :

  • Gunakan air bersih
  • Pilih bahan makanan mentah yang masih segar
  • Pilihlah bahan makanan yang telah diproses, contohnya susu pasteurisasi
  • Cuci buah-buahan dan sayuran sebelum dimakan, terutama bila dimakan mentah
  • Hindari bahan makanan yang sudah kadaluarsa

Mengapa :

Bahan makanan mentah, termasuk air dan es, dapat tercemar oleh bakteri dan bahan kimia berbahaya. Racun kimiawi dapat dihasilkan melalui bahan makanan yang sudah rusak dan kadaluarsa. Lakukan langkah-langkah mudah seperti mencuci makanan dan mengupas kulit buah-buahan untuk mengurangi risiko tercemarnya makanan dari bakteri.

Demikian tips penyiapan makanan yang sehat dan aman, sekedar mengingatkan saja, semoga bermanfaat dan ibadah puasa kita menjadi lebih bermakna.

Jika Anda suka artikel diatas, dapatkan update terbaru gratis!

loading...

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

6 thoughts on “Tips Penyiapan Makanan Yang Sehat dan Aman

  • 16 August 2011 at 22:09
    Permalink

    Terima kasih gan atas informasinya….. sangat menarik.

    Reply
  • 25 August 2011 at 08:42
    Permalink

    Tambah pengetahuan lagi hari ini, trim

    Reply
    • 27 August 2011 at 07:58
      Permalink

      Tidak semua makanan harus dicuci dulu dong. Untuk makanan yang matang dan terbuka, cukup dihangatkan. Untuk buah-buahan yang masih ada kulitnya, bisa dicuci dulu sebelum dimakan. Makanan mentah harus dicuci dulu dengan bersih.

      Reply
  • 25 August 2012 at 14:42
    Permalink

    Actually when someone doesn’t understand afterward its up to other visitors that they will assist, so here it occurs.
    ::> Postingan terakhir cara hamil cepat … cara hamil cepatMy Profile

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Close
Get our Newsletters

Receive The Latest Posts Directly To Your Email - It's Free!! Enter your email, Signup, Check your email, then Confirm...