Dua Alasan Tidak Bisa Hamil

Dua Alasan Tidak Bisa HamilMasalah kehamilan tak akan pernah habis dibahas, dan ini merupakan seri berikutnya mengenai kehamilan. Rupanya ada informasi yang baru saya dapatkan mengenai kehamilan. Bahwa ternyata hampir setiap wanita akan mengalami kesulitan hamil. Namun alasannya tidak hanya disandarkan kepada pasangan laki-laki saja.

Menurut profesor Sarah Roberston, tubuh perempuan secara tidak sadar menyeleksi sperma yang akan membuahi sel telurnya. Sperma yang dianggap cocok akan diberi akses untuk membuahi sel telur dan berujung pada kehamilan, sementara sperma yang tidak cocok akan “dieliminasi”. Nah lho, kayak Indonesian Idol saja ya? Ternyata proses eliminasi itu sudah ada sejak proses pembentukan janin manusia.

Dari segi kualitas spermanya sendiri, Roberston dari University of Adelaide menemukan, sperma memiliki molekul pembawa sinyal yang dapat mengaktifkan perubahan sistem imunitas di dalam tubuh perempuan, sehingga sperma dapat bebas bergerak mendekati dan memasuki sel telur yang siap dibuahi. Namun, beberapa sperma tidak bisa mengaktifkan perubahan itu, sehingga tertolak dan akhirnya mati (mengenaskan). Sungguh proses eliminasi yang alamiah.

Perlu dijelaskan disini bahwa sperma merupakan suatu produk asing yang masuk ke dalam tubuh manusia lain (dalam hal ini perempuan), yang masih memiliki kemungkinan untuk diterima atau ditolak karena adanya sistem pertahanan tubuh (imunitas) alami. Selayaknya virus atau bakteri yang menjadi penyusup pencetus penyakit, “peraturan” ini pun berlaku pada sperma. Namun ada beberapa sperma yang –seperti saya katakan di atas– memiliki enzim khusus untuk “melumpuhkan” sistem imunitas tersebut.

Jadi, kegagalan pembuahan itu terjadi karena dua kemungkinan (dua alasan tidak bisa hamil). Yang pertama, bila sinyal yang dikeluarkan sperma tidak cukup kuat untuk meruntuhkan pertahanan kekebalan tubuh wanita. Dan yang kedua, bisa sistem reproduksi perempuan terlalu pemilih.

Untuk alasan ini dan menjawab beberapa pertanyaan seputar mengapa sulit hamil, saya hanya dapat menyarankan beberapa hal :

  • Kehamilan adalah ibarat peluang, peluang untuk dapat terjadinya kehamilan dapat muncul di kesempatan yang kesekian kali. Oleh karena itu, bersabarlah dan teruslah mencoba.
  • Kehamilan adalah anugerah, tidak dapat dituntut atau pun dipaksa. Oleh karena itu kita tidak boleh lepas kontak dengan Allah Tuhan Yang Menciptakan untuk meminta dan berharap. Sungguh Allah Maha Tahu apa yang akan terjadi dan apa yang akan diberikan kepada hamba-Nya.
  • Ingat kisah Nabi Ibrahim dan Siti Sarah yang dikaruniai anak bernama Nabi Ishak, padahal mereka sudah berusia lanjut. Ingat pula kisah Nabi Zakaria dan istrinya yang dikaruniai anak bernama Nabi Yahya padahal usianya sudah sangat lanjut. Artinya tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Jadi, tidak perlu risau karena baru menikah belum juga dikaruniai anak. Yakinlah Allah Maha Kuasa yang sangat mengerti kemauan hamba-Nya, tapi Allah lebih mengerti apa yang harus diberikan kepada hamba-Nya saat itu.
  • Ikhtiar untuk mendapatkan kehamilan boleh saja, karena memang teknologi yang sudah semakin canggih sudah dapat menyediakan kemampuan untuk “menciptakan” kehamilan. Tapi percayalah, hanya Allah yang Maha Tahu dan Maha Berkehendak. Untuk itu, dalam hal kehamilan ini, sebaiknya rasio tawakkal (berserah diri kepada Allah) jauh lebih besar dibandingkan ikhtiarnya, karena dengan bertawakkal sepenuhnya kita akan semakin sadar bahwa kehidupan dan kematian hanyalah milik Allah dan akhirnya kita pun tak akan kecewa terhadap apapun yang terjadi. Wallahu a’lam. Semoga bermanfaat.
Jika Anda suka artikel diatas, dapatkan update terbaru gratis!

loading...

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

8 thoughts on “Dua Alasan Tidak Bisa Hamil

    • 19 February 2012 at 21:04
      Permalink

      Mungkin hubungannya ada pada waktu mereka berhubungan, bisa jadi pasangan luar nikah berhubungan di masa subur sekali, sementara suami-istri kurang begitu memperhatikan terkait kesibukan masing-masing. Bisa juga terkait masalah gaib, ketentuan Tuhan.

      Reply
  • 9 March 2012 at 11:01
    Permalink

    saya sudah melakukan HSG dan hasil nya : Melalui CERVIX ADAPTER dimasukkan Cairan Kedalam CANALIS CERVICALIS. CAVUM UTERI ukurannya Normal dengan pinggiran yang rata dan tidak tampak filling Deftects. Tuba Fallopii Kiri dan Kanan Kalibernya masih normal dan tampak Peritoneal Spill Kiri dan Kanan. Conci. Patency dari kedua Tuba Fallopii. saya mau nanya apakah hasil HSG saya tersebut? Apakah rahim/indung telur/tuba fallopii saya dalam keadaan baik tuk punya anak? mohon bantuannya ya dok..

    Reply
    • 9 March 2012 at 11:11
      Permalink

      Kalau saya tidak salah, mengenai bentuk uterus atau rahim Anda dan bangunan-bangunan disekitarnya yang dikatakan masih dalam batas normal. Setahu saya kondisi dalam penjelasan hasil HSG tersebut memperlihatkan semuanya dalam kondisi baik, diasumsikan masih baik untuk proses reproduksi. Untuk lebih jelasnya, saya sarankan menghubungi dokter ahli kebidanan Anda. Trims

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Close
Get our Newsletters

Receive The Latest Posts Directly To Your Email - It's Free!! Enter your email, Signup, Check your email, then Confirm...