Obat Kemalasan

obat kemalasanMereka sibuk dan mereka tetap sibuk karena itu salah satu cara untuk menghindari sesuatu yang tidak ingin mereka hadapi. Ada orang sibuk nonton TV, sibuk memancing, bermain golf, sibuk belanja ke Mall, namun didalam hati mereka ingin menghindari sesuatu hal yang tidak ingin mereka hadapi. Ini adalah bentuk kemalasan yang paling umum. Malas dengan jalan tetap sibuk. Ada juga orang yang sibuk bekerja keras sehingga tidak perduli dengan istri dan anaknya. Dan ada juga orang yang terlalu sibuk mengurusi kekayaan mereka dan tidak perduli dengan kesehatan mereka. Dan ada orang yang terlalu sibuk mengurusi kesehatan dan tidak perduli lagi terhadap pekerjaan. Yang menjadi ukuran malas adalah apa yang dianggap penting jauh di dalam lubuk hati mereka, tetapi mereka hindari.

Kata Robert Kiyosaki, “Obat untuk kemalasan adalah sedikit ketamakan.” Seringkali kita mendengar dikatakan bahwa “orang tamak adalah orang yang jahat”. Namun dalam diri kita semua adalah nafsu/hasrat untuk memiliki barang-barang baru atau bagus atau hal-hal yang menyenangkan. Jadi agar hasrat itu tetap terkendali, orang tua kita kerap kali menemukan cara-cara untuk menekan hasrat itu dengan cara menciptakan rasa bersalah. Jadi, setiap kali anda mendapati diri anda menghindari sesuatu yang anda tahu seharusnya anda lakukan, maka satu-satunya hal yang anda tanyakan pada diri anda sendiri adalah “apa untungnya untuk saya?” Bersikaplah sedikit tamak. Itulah obat yang terbaik untuk kemalasan. Akan tetapi, terlalu tamak, seperti apapun lainnya yang berlebihan, tidaklah baik.

Menurut Tung Desem Waringin (motivator terkenal), bagaimana menghilangkan rasa malas kita harus mempunyai alasan yang sangat kuat. Dan alasan yang sangat kuat adalah menghindari sengsara dan mencari nikmat. Bila kita sedang malas, bayangkan, dengarkan dan rasakan penderitaan yang amat sangat dengan detail dan emosionil (tulis minimal 10 kerugian) bila kita masih bermalas-malasan atau tidak melakukan hal-hal yang penting, dan bayangkan, dengarkan dan rasakan kenikmatan yang amat sangat secara detail dan emosionil (tulis minimal 10 kenikmatan) bila kita sudah mulai rajin dan melakukan hal-hal yang penting. Penderitaan dan kenikmatan ini bukan hanya sekarang, tapi 1 tahun kedepan, 5 tahun kedepan, 10 tahun kedepan dan 20 tahun kedepan. Boleh juga ditambahkan dengan tips lain di artikel Tips Hindari Kemalasan ini.

Silahkan berkomentar dibawah bagaimana cara Anda mengatasi kemalasan.

Jika Anda suka artikel diatas, dapatkan update terbaru gratis!

loading...

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

3 thoughts on “Obat Kemalasan

  • 13 July 2010 at 10:23
    Permalink

    ya kemalasan ……
    sebuah keniscayaan yang hadir dari sisi kehidupan manusia, mengelolanya merupakan faktor penting. Memerangi dan membunuhnya adalah kesalahan besar……..tx bos

    pada Selasa, 13 Juli 2010 18:08:31

    Setuju banget pak, yang bener itu mengendalikan kemalasan, dan jangan sampai terlena karenanya. Gimana yang laen?

    ::> Postingan terakhir shalimow … Spanyol Ukir Sejarah Sepakbola- Juara Baru Piala Dunia 2010My Profile

    Reply
  • 14 July 2010 at 16:27
    Permalink

    kalo menurut saya sih males itu obatnya ya diri kita sendiri

    Reply
  • 15 December 2011 at 22:50
    Permalink

    “Menurut Tung Desem Waringin (motivator terkenal), bagaimana menghilangkan rasa malas kita harus mempunyai alasan yang sangat kuat. Dan alasan yang sangat kuat adalah menghindari sengsara dan mencari nikmat.”
    Yang menjadi masalah ketika kita sudah terbiasa dengan sengsara, karena terasa biasa2 saja (tidak sengsara) apa lagi kalau tradisi dilingkungannya memang seperti itu. Jadi nggak seru, kalau nggak ada yang bikin sengsara….he he he
    ::> Postingan terakhir Jo … Tinta cetak tidak menempel pada rolMy Profile

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Close
Get our Newsletters

Receive The Latest Posts Directly To Your Email - It's Free!! Enter your email, Signup, Check your email, then Confirm...