Seni Santai Dengan Secangkir Kopi Nikmat

kopi panasSore ini saya benar-benar menikmati bersantai-santai di rumah, bersama anak dan istri tersayang. Apalagi hujan deras sempat mengguyur kota Bekasi tadi pagi hingga siang, jadi keputusan untuk berjalan-jalan ke luar rumah pun rasanya menjadi sebuah keputusan yang cukup berat. Mending dimanfaatkan untuk bercengkrama bersama keluarga tercinta, sambil menikmati secangkir kopi nikmat buatan istri saya (walaupun sebenarnya saya jarang sekali ngopi), ditemani gorengan dan cabe rawitnya. Mmm…sedapnya! Sambil saya selingi posting tentunya.

Kenikmatan bersantai di hari libur ini memang sangat jarang kami dapatkan, apalagi sampai berkumpul bersama. Jika pun terkadang diisi dengan jalan-jalan ke luar rumah, mungkin ke mall, kalau sudah seharian hujan rasanya malas sekali. Apalagi situasi di Bekasi dan sekitarnya yang masih dikenal dengan banjir dan jalanan becek serta berlubang dimana-mana. Ditambah dengan wabah flu yang mulai merebak dimana-mana, bahkan di klinik saya juga ramai dengan pasien-pasien flu, menambah tingkat kewaspadaan untuk keluar rumah dengan bebas (ini sekedar berapologi untuk rasa malas, hehehe…).

Balik lagi ke soal bersantai sambil ngopi. Bisa dibayangkan ya, jika suatu sore yang sejuk (apalagi kalo masih hujan), duduk santai di teras rumah ditemani istri dan anak, mengobrol sambil menikmati secangkir kopi panas. Aroma kopi yang sedap pun menguap, suasana pun terasa nyaman dan ketika diseruput, rasa hangat pun menyelimuti tubuh ini. Sungguh suatu sore yang menyenangkan bukan?

Tapi tahukah Anda, bahwa kopi itu tidak sekedar minuman yang mengeluarkan aroma dan cita rasa yang mantap, tetapi jika disesuaikan dengan selera yang mengutamakan mutu dan rasa, ternyata menikmati kopi pun bisa menjadi suatu seni yang tidak kalah menarik dengan seni-seni yang kita kenal. Ada beberapa cara yang pernah saya baca untuk membuat secangkir kopi yang lezat, yang mungkin bisa Anda terapkan untuk menghasilkan seni ngopi yang bercitarasa tinggi.

Pertama, pilihlah kopi yang segar, yaitu kopi yang baru dibakar dan digiling. Kesegaran kopi hanya dapat bertahan selama satu atau dua minggu saja, jadi hindari menyimpan kopi dalam waktu yang lama, karena dapat mempengaruhi kualitasnya.

Kedua, seperti kata Farah Quinn dalam iklan TV, bahwa peralatan masak yang bersih bisa membuat sebuah resep makanan menjadi sangat nikmat. Begitu pula dengan kopi, peralatan untuk membuat kopi seperti cangkir dan sendok pun harus dicuci dengan bersih. Bilas cangkir dengan air panas dan keringkan dengan lap penyerap. Lalu tuangkan satu atau dua sendok teh bubuk kopi ke dalam cangkir, lalu aduk dengan air panas bersuhu 90-96 derajat Celcius. Untuk mencapai suhu ini, air yang telah dididihkan, sebaiknya didiamkan dulu selama satu menit. Air mendidih akan merusak citarasa kopi (dan bisa membuat lidah kita pun meleleh…), sedangkan air yang kurang panas akan membuat kopi tidak termasak sempurna dan terasa hambar.

Setelah diaduk, diamkan selama satu sampai dua menit sampai bubuk kopi masak, dari sini akan tercium aroma kopi yang segar. Agar tidak mengubah rasa asli kopi, gula dan krimer dapat ditambahkan sesuai selera ke dalam minuman kopi hanya pada saat kopi telah masak.

Ketiga, carilah tempat yang santai untuk menikmati kopi buatan Anda sendiri atau istri Anda. Kemudian, puaskan dulu dengan menghirup aromanya sebelum Anda menyeruputnya sedikit demi sedikit dan merasakan keistimewaannya. Ingat lho, kopi itu adalah tentang aroma dan rasa. Jadi, jangan habiskan dulu sebelum Anda terpuaskan dengan aroma dan rasanya.

Nah, selamat bersantai ditemani secangkir kopi nikmat.

Jika Anda suka artikel diatas, dapatkan update terbaru gratis!

loading...

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

7 thoughts on “Seni Santai Dengan Secangkir Kopi Nikmat

  • 14 February 2010 at 07:37
    Permalink

    Kalau airnya kurang panas memang bikin perut kembung biasanya. Tapi kalau “Air mendidih akan merusak citarasa kopi” Nah, ini yang saya baru tahu. Ehm, ternyata harus didiamkan sekitar satu menit agar suhunya turun menjadi 90-96 derajat Celcius. Terima kasih, Dok untuk tipsnya. Selamat ber-weekend bersama keluarga.
    .-= ::> Read joko´s last blog … Mengapa Perlu Buat Fan Page Blog? =-.

    pada Minggu, 14 Feb 2010 14:17:13

    Kalo pengen cepet dingin, kipasi aja pak 😀
    Makasih juga udah mampir 🙂

    Reply
  • 14 February 2010 at 12:23
    Permalink

    kalau saya seh setiap pagi selalu menikmati coffemix sambil liat berita sebelum berangkat kuliah..
    bagi setiap orang, cara menikmati kopi berbeda-beda
    .-= ::> Read annosmile´s last blog … Menengok Rekonstruksi Candi Prambanan =-.

    pada Minggu, 14 Feb 2010 14:19:20

    Betul sekali itu pak, karena itulah menikmati kopi adalah seni, sedangkan seni itu sesuai selera masing-masing.

    Reply
  • 14 February 2010 at 18:02
    Permalink

    saya kalau kopi murni gak tll suka dok 😀
    tp kalo kopi dicampur susu, nah itu baru mantep dan dinikmati pas turun hujan hehe,.

    pada Minggu, 14 Feb 2010 19:19:20

    Sama dong…makanya saya juga tambahkan cara nambahin kreamer ato susu, biar lebih nikmat…

    Reply
  • 15 February 2010 at 08:55
    Permalink

    santai memang mahal
    derjatnya setingkat dibawah kesehatan
    thanks pak
    .-= ::> Read shalimow´s last blog … Using a Blog to Generate Leads for an MLM Business =-.

    Reply
  • 15 February 2010 at 08:57
    Permalink

    kopi memang enaxxx
    thanks infonya pak

    Reply
  • 18 February 2010 at 17:42
    Permalink

    Tempat terbaik minum kopi memang di rumah 🙂
    Apalagi kopi buatan istri. Hehe…
    .-= ::> Read Deddy Andaka´s last blog … Selamat Tahun Baru Imlek 2561/2010 =-.

    pada Jum’at, 19 Feb 2010 08:49:36

    Ini sih setuju banget dok…

    Reply
  • 21 February 2010 at 07:32
    Permalink

    coffe plus rokok sambil ngeblog paling muantaaappp…. tapi masih binun ampe skrg koq tiap kali mnm nescafe asam lmbng selalu naek, klo coffee laen kaga….
    .-= ::> Read CouleeCorridor´s last blog … Technorati claim =-.

    pada Minggu, 21 Feb 2010 08:01:43

    Sugesti kali pak, kadang saya juga sama. Kalo pake Kopi goodday, perut rasanya gampang melilit, tapi kalo pake nescafe ga. Aneh juga ya?!:)

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Close
Get our Newsletters

Receive The Latest Posts Directly To Your Email - It's Free!! Enter your email, Signup, Check your email, then Confirm...