Bayi big(18Jan10) Melewatkan Sarapan, Mungkin Bayi Anda PerempuanIlmuwan Inggris baru-baru ini mengatakan bahwa wanita yang melakukan diet rendah kalori atau menghindari sarapan di saat-saat awal kehamilan, maka kemungkinan melahirkan anak perempuan lebih besar dibanding anak laki. Informasi ini mungkin akan dibutuhkan buat Anda yang sedang mendambakan kelahiran seorang anak perempuan.

Penelitian yang dilakukan Universitas Exeter dan Oxford dan dipublikasikan di jurnal Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences, ini menunjukkan bukti-bukti awal bahwa jenis kelamin anak berhubungan dengan pola makan sang ibu, dan asupan energi yang lebih banyak berhubungan dengan kaum pria.

“Penelitian ini barangkali dapat membantu menjelaskan mengapa di negara-negara berkembang, di mana banyak wanita muda lebih memilih diet rendah kalori, menunjukkan angka kelahiran bayi laki-laki menurun,” kata Fiona Mathews dari Universitas Exeter.

Sudah ada sejumlah kecil penurunan yang konsisten, sekitar satu per 1.000 kelahiran tiap tahunnya, dalam proporsi bayi laki-laki yang dilahirkan di negara industrialisasi selama 40 tahun ini.

Dalam hal manusia, memulai aktivitas tanpa sarapan dapat diartikan tubuh sebagai isyarat bahwa cadangan makanan berkurang, sehingga mengakibatkan kadar gula dalam darah menurun.

Walaupun jenis kelamin secara genetika ditentukan oleh sang ayah (pola kromosom x-y), diketahui bahwa kadar glukosa yang tinggi mendorong pertumbuhan dan perkembangan embrio pria dan menekan embrio perempuan, walaupun mekanisme sesungguhnya masih belum jelas.

Matthew dan rekan-rekannya mempelajari 740 ibu hamil di Inggris dan menemukan 56 persen dari para ibu yang masuk dalam kelompok asupan energi tinggi saat masa awal kehamilan memiliki anak laki-laki, sisanya 45 persen dalam kelompok asupan gizi rendah.

Dalam hal evolusi, korelasi ini tampaknya masuk akal. Reproduksi potensial kaum pria sangat dipengaruhi oleh olahraga, sedangkan pada wanita secara konsisten malah lebih banyak.

“Jika seorang ibu memiliki asupan yang berlimpah maka dapat dikatakan ia akan melahirkan anak laki-laki karena kemungkinan anak laki-laki dapat melahirkan lebih banyak cucu dibanding jika yang lahir anak perempuan. Namun, di waktu-waktu buruk, memiliki anak perempuan adalah pilihan yang lebih aman,” kata Matthew.

Selama bertahun-tahun beberapa peneliti telah memberi peringatan akan rasio perbedaan jenis kelamin di negara-negara berkembang dan sejak bertahun-tahun polutan dan kimia sintesis (seperti yang ditemukan di beberapa pestisida) dianggap sebagai penyebab terganggunya hormon manusia.

Namun sebenarnya ada lagi cara yang cukup efektif untuk bisa memprediksi jenis kelamin janin, diantaranya adalah dengan menetapkan masa subur Anda, kemudian melakukan hubungan seksual sesuai daya tahan hidup sel sperma kromosom x (perempuan) dan y (laki-laki). Dengan prinsip bahwa sel sperma y hanya bertahan paling lama 24 jam setelah ejakulasi dan sel sperma x bisa bertahan hingga 48-72 jam setelah ejakulasi, maka kita bisa memperkirakan kapan waktu berhubungan yang efektif untuk memperoleh bayi dengan jenis kelamin laki-laki atau perempuan. Faktor lainnya bisa Anda simak disini.

Walaupun bisa saja banyak faktor keberhasilan penentuan jenis kelamin pada jabang bayi, yang paling penting adalah bagaimana menciptakan hubungan seksual yang berkualitas dan disertai doa yang penuh pengharapan kepada Allah, Tuhan Yang Maha Menciptakan segala sesuatu.

Anda tentunya ingin sharing pengalaman, apakah faktor-faktor dan tips di atas terbukti pada diri Anda? silahkan sharing disini.

Copied from : Epochtimes

Incoming search terms for the article:

contoh kata kata surat sarapan bayi, kuis perkiraan jenis kelamin bayi, pengaruh janin bagi ibu hamil yang menonton film porno, tips untuk menentukan jenis kelamin jabang bayi