Marhaban Ya Ramadhan dan Kiat Sehat Berpuasa

Bulan suci Ramadhan tahun 1430 Hijriah sebentar lagi tiba, tentu banyak sekali yang harus dipersiapkan untuk memasuki bulan mulia ini. Persiapan ini meliputi persiapan lahir dan batin. Persiapan batin diantaranya adalah memintakan maaf kepada saudara-saudara dan teman-teman atas segala kesalahan dan kekhilafan, yang dimaksudkan agar ketika memasuki bulan yang suci, hati kita pun ikut suci, sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dan ibadah didalamnya dengan hati ikhlas dan penuh kekhusyuan tanpa dipenuhi amarah, iri dengki, dendam serta penyakit hati lainnya. Selain itu juga perlu disiapkan ilmu pengetahuan yang cukup untuk menjalani ibadah di bulan Ramadhan, agar kita senantiasa dapat menjalankan segala ibadah di dalamnya ini sesuai tuntunan sunnah dan terhindar dari amalan bid’ah atau yang menyesatkan. Oleh karena itu, pada kesempatan ini juga saya ingin meminta maaf kepada para pengunjung setia blog ini, Mohon dimaafkan segala kesalahan lahir dan batin. Lalu bagaimana dengan persiapan lahir ?

Selanjutnya, persiapan lahir pun jangan sampai terlewatkan. Persiapan lahir ini meliputi kesehatan jiwa dan raga. Jangan sampai gara-gara kita tidak bisa menjaga kesehatan tubuh dengan optimal, ibadah puasa kita menjadi terhambat dan gugurlah pahala akibat kita lalai dalam menjaga kondisi tubuh selama puasa. Sungguh sayang bukan?

Kiat Sehat dan bugar saat berpuasa ? (artikel ini pernah saya posting pada bulan Ramadhan tahun lalu)

Agar puasa yang kita jalankan ini memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk meningkatkan derajat kesehatan, maka laksanakan puasa dengan benar, sesuai kaidah agama dan juga kesehatan. Sehingga kita bisa menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan khusyu dan lebih bermakna untuk menggapai predikat insan yang bertakwa sesuai janji Allah SWT.

Setidaknya ada 8 kiat yang bisa dilakukan oleh kita semua, agar kesehatan kita tetap terjaga pada saat berpuasa.

  1. Makanan yang bergizi, harus mempunyai komposisi 50% karbohidrat, 10-15% protein, 25% lemak serta vitamin dan mineral yang proporsional. Pada umumnya pria membutuhkan sekitar 2100 kalori sedangkan perempuan hanya sekitar 1900 kalori. Kalori sebanyak ini bisa terpenuhi dari makanan dan minuman yang disantap saat berbuka puasa, makan malam dan sahur. Untuk makanan sebaiknya pilih makanan yang alami. Misalnya karbohidrat diperoleh dari nasi, kentang, jagung atau mie. Protein diperoleh dari daging, ikan, tahu, tempe, dan lain-lain. Lemak dapat diperoleh dari kelapa, lemak hewan, dan lain-lain. Vitamin dan mineral bersumber dari sayuran dan buah-buahan seperti bayam, kangkung, pepaya, wortel, pisang, apel, jeruk dan lain-lain.
  2. Minum yang cukup, sekitar 2000-2500 ml air sehari (kurang lebih 10 gelas), minum air putih terutama malam hari dan saat sahur. Agar bisa berfungsi sebagai terapi, silahkan baca artikel Terapi Air dan Terapi Air Ala Rasulullah. Pada usia lanjut sering merasa tidak haus, namun demi menjaga agar tidak terjadi dehidrasi (kekurangan cairan) seyogyanya tetap minum yang cukup. Pada penderita gagal ginjal, minum air memang harus disesuaikan dengan kebutuhan. Pengertian minum air tidak selalu berarti minum air putih saja, tetapi minum teh, susu, jus buah bahkan kuah sayur juga termasuk air yang kita konsumsi.
  3. Saat sahur, meski kurang bernafsu untuk makan karena masih mengantuk, sebaiknya makan secukupnya, jangan terlalu kenyang. Rasulullah menganjurkan kita makan sahur karena didalamnya ada berkah, yaitu bisa memperkuat badan kita saat beraktivitas di siang hari dan keberkahan lain pada saat sahur. Rasulullah juga menganjurkan agar mengakhirkan waktu sahur atau makan sahur selambat mungkin , kira-kira setengah jam sebelum waktu imsak atau waktu subuh. Perbanyaklah makan makanan berserat yang banyak terdapat dalam sayuran dan buah, karena makanan ini mampu menahan rasa lapar cukup lama.
  4. Saat berbuka puasa, hendaknya dimulai dengan menikmati minuman hangat dan makanan ringan yang manis, seperti buah kurma atau kolak. Rasulullah menganjurkan berbuka dengan kurma karena kandungan gula dalam kurma sangat baik untuk kesehatan bahkan untuk penderita diabetes (kencing manis) sekalipun, selain untuk energi, kurma juga kaya kalium, magnesium dan serat. Hindari minuman yang dingin atau es dan makanan pedas karena mulut, kerongkongan dan lambung sudah tidak dilalui makanan selama sekitar 16 jam, karena hal ini dapat menyebabkan peningkatan asam lambung yang akan mudah “terangsang” bila menonsumsi makanan dan minuman sejenis itu.
  5. Untuk mencegah sembelit sebaiknya sayur dan buah dikonsumsi setiap hari. Dengan mengonsumsi makanan yang berserat dan minum air atau jus buah, akan menghindari timbulnya sembelit atau susah buang air besar yang tentu bisa sangat menyebalkan.
  6. Kalau perlu boleh memakan suplemen/multivitamin, yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Baik juga jika mengonsumsi Nutrient High Calcium (Kalsium I) dan Cordyseps dari Tianshi. Saya sudah menerapkan ini dan efeknya luar biasa. Bisa juga mengonsumsi nutrisi kaya gizi seperti Spirulina, sehingga kita akan senantiasa segar sepanjang hari walaupun sedang berpuasa.
  7. Istirahatlah di waktu siang hari. Ingat, aktivitas di siang hari akan menyebabkan banyak keringat keluar sehingga tubuh dapat kehilangan cairan dan elektrolit. Terkecuali Anda yang memang bekerja seharian, tentu agar tidak mudah lelah akibat kehilangan cairan dan elektrolit tadi, sangatlah diperlukan untuk mengonsumsi suplemen tambahan seperti pada poin (6).
  8. Lakukan olahraga ringan, seperti jalan kaki atau jogging secara teratur selama setengah jam.

Lingkungan yang tercemar, pola makan yang rendah serat, tinggi lemak, pola hidup yang mengonsumsi rokok, alkohol, bahkan narkoba, serta rendahnya aktivitas fisik mengakibatkan mudahnya terpapar berbagai penyakit dan menurunnya kualitas hidup. Sedangkan berpuasa merupakan upaya memperbaki diri secara fisik, psikis dan spiritual yang akan berdampak meningkatkan derajat kesehatan. Dengan berpuasa kualitas hidup akan meningkat, sekaligus bisa meningkatkan kualitas ibadah kita, yang berujung kepada diampuninya dosa-dosa kita oleh Allah SWT. Sehingga benarlah sabda Nabi SAW. : “Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan ihtisab (memperhatikan pola hidup dan ibadah), maka akan diampuni dosa-dosanya di masa yang akan datang.”

Bagaimana dengan cara berpuasa Anda ? Mari sharing tips disini…

Jika Anda suka artikel diatas, dapatkan update terbaru gratis!

loading...

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

One thought on “Marhaban Ya Ramadhan dan Kiat Sehat Berpuasa

  • 23 August 2009 at 22:23
    Permalink

    Dok, menurut dokter gimana ya sebaiknya orang dengan maag dan kencing manis dalam menjalani puasa?

    pada Senin, 24 Agt 2009 10:37:38

    Sebenarnya bukunya tentang hal ini sudah ada, dok. Yaitu puasa menurut kesehatan.
    Disana diantaranya dikatakan bahwa, orang dengan sakit maag atau saluran pencernaan akan sembuh jika dia berpuasa dengan benar, artinya dia makan sahur terlebih dahulu, kemudian selama sehari penuh dia tidak lagi berpikir tentang makanan tetapi hal lain yang lebih positif sehingga pikiran akan teralihkan, sehingga fungsi hormonal dan fungsi saluran pencernaan akan beristirahat sementara karena tidak ada makanan lagi yang perlu dicerna. Disambung dengan penderita diabet, tentu pada saat dia berpuasa, gula darah akan cenderung stabil karena selama seharian metabolisme karbohidrat akan dicerna perlahan tapi pasti baik terbakar karena aktivitas maupun karena asupan makanan pun berhenti setelah waktu subuh. Hal ini sudah dibuktikan oleh beberapa penderita diabet yang cenderung sehat tanpa pusing GD meningkat selama berpuasa.
    Namun harus berhati2 pada saat berbuka, karena biasanya orang berlaku seperti balas dendam karena seharian berpuasa. Jika cara berbuka seperti ini tetap dilakukan, maka diet puasa yang seharusnya bisa membuat sehat, tidak akan tercapai. Bisa dibayangkan jika setelah seharian perut kosong dan beristirahat, tiba2 diisi penuh saat berbuka, maka perut akan kaget dan akhirnya bekerja terlalu keras di malam hari. Pada orang diabet, gula darah bisa mendadak tinggi jika begini.
    Jadi, kuncinya adalah kedua penyakit itu bisa sembuh total selama puasa, jika melakukan puasa dengan benar. Baik puasa tidak makan/minum, juga beribadah tentunya.
    Lebih lengkap bisa dibaca di buku dok… Trims.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Close
Get our Newsletters

Receive The Latest Posts Directly To Your Email - It's Free!! Enter your email, Signup, Check your email, then Confirm...