Be A Champion

Orang yang bijak dalam bercocok tanam, tentu sangat mengerti pentingnya sebuah proses pembibitan. Jika tidak menabur benih, tentu tidak layak mengharap adanya panen. Petani bijak sangat mengerti nilai dari benih-benih padi unggul yang ditanamnya. Jika benih padi unggul yang ditanam, yang tumbuh adalah padi yang unggul pula. Demikian pula halnya, jika Anda menanam jagung, Anda dipastikan akan memanen jagung dan bukan semangka.

Hal ini juga berlaku dalam setiap kehidupan kita. Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai. Jika Anda menanam semangat yang tinggi dan usaha keras yang cerdas untuk berprestasi, niscaya hasilnya akan terlihat dengan jelas dan Anda pasti akan menikmatinya. Namun sayang, banyak orang yang tidak sabar melihat hasil akhirnya. Kebanyakan orang langsung mengharapkan hasil yang fantastis dari benih yang ia tanam (instant gratification).

Banyak orang yang lebih menggemari kata work smart dibandingkan work hard. Hal ini tidaklah menjadi masalah jika mereka mengetahui apa arti dari work smart yang tidak lain berarti melakukan hal-hal dasar (fundamental) dengan jauh lebih baik dan jauh lebih sering lagi dibandingkan orang lain. Work smart mempunyai arti melakukan work hard dengan lebih efektif dan efisien.

People who never do any more than they are paid to do, are never paid any more than they do.

Dalam laporan Associated Press 7 Juni 2007, CEO Google Eric Schmidt, adalah salah satu CEO yang menerima gaji terendah dibadingkan CEO papan atas lainnya. Ia malah yang mengusulkan kepada pemilik perusahaan untuk menggajinya sebesar US$ 1 per tahun selama 3 tahun berturut-turut. Tentu ide ini bukanlah ide bodoh karena Schmidt ingin agar perusahaan menyadari bahwa semangat kerjanya tidaklah bergantung pada gaji yang besar tetapi pada hasil yang ia mampu berikan kepada perusahaan.

Kompensasi yang diterimanya per tahun selain gaji hanyalah sebesar US$ 557,466. Jumlah itu sangatlah kecil dibandingkan dengan CEO perusahaan pesaingnya Yahoo Inc., Terry Semel, yang mendapatkan tunjangan sebesar US$ 71,7 juta per tahun.

Kompensasi yang ditawarkan Google berupa opsi stok yang jauh lebih diinginkan Schmidt. Tidaklah heran saat ini Schmidt mendapatkan 10,7 juta lembar saham yang nilainya kini telah mencapai nilai sebesar US$ 5,5 milyar.

Kebanyakan orang merasa dibayar lebih sedikit daripada yang semestinya ia terima. Percaya atau tidak, banyak orang yang seolah sibuk padahal sebenarnya hanya bekerja minimal untuk diakui telah bekerja dengan baik dalam pekerjaannya. Jika Anda ingin menjadi seorang pemenang, lakukanlah lebih dari pada apa yang Anda terima. Belajarlah dari Eric Schmidt, maka Anda akan kaget mendapati hasilnya di kemudian hari, ketika Anda dibayar lebih dari pada apa yang Anda kerjakan. Itulah cara berpikir seorang CHAMPION.

Champion – The Man who does more than he is paid for will soon be paid more than he does

Let’s be a champion…

Jika Anda suka artikel diatas, dapatkan update terbaru gratis!

loading...

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Close
Get our Newsletters

Receive The Latest Posts Directly To Your Email - It's Free!! Enter your email, Signup, Check your email, then Confirm...