Wellness Industry (Bisnis Kesehatan) : Peluang Bisnis Abad 21

Prediksi ini tidaklah terlalu berlebihan, jika mencermati perkembangan Ekonomi Dunia saat ini. Seperti yang diceritakan Mr. Isa (Melalui Riset Panjang Beliau) dalam Bukunya, “Gaya Hidup Sehat Alami – Tradisi Bertemu Dengan Teknologi” Edisi VI April 2007. Dalam sub judul, “Industri Kesehatan Sebagai Sebuah Bisnis-Sebuah Prediksi”. Semakin sadarnya Manusia untuk memperbaiki pola kehidupannya, dimulai dengan memperbaiki pola makan sehat alami.

Didukung dengan propaganda Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang semakin menitikberatkan pentingnya menjaga kesehatan, kebutuhan akan makanan kesehatan atau sering disebut Makanan Tambahan (Supplement Food) meningkat pesat. Hal ini mempengaruhi berkembangnya Industri di bidang Kesehatan, yang mengacu pada bahan-bahan alami.

Menurut Analisa Pengamat Ekonomi Dunia, Paul Zane Pillzer, dalam bukunya yang laris “The Next Trillion Dollar Industry”, data satu dekade mendatang perkembangan Industri Kesehatan mencapai titik yang sangat fantastis. Prediksi ini berdasarkan adanya generasi yang mampu menggerakan Ekonomi Dunia, yaitu generasi Baby Boomer (Generasi yang lahir pada masa ledakan bayi setelah PD II).

Baby Boomer adalah generasi yang belakangan menjadi penggerak, trend setter gaya hidup yang mampu menjadi mesin penggerak Ekonomi Global. Mereka membuat Industri Properti meledak, Industri Otomotif berkembang pesat. Mereka pula yang menggerakan Industri Asuransi, Komputer dan Internet. (Di Indonesia diwakili oleh kelas menengah).

Generasi ini tidak lagi memikirkan bagaimana mencari uang. Mereka adalah generasi yang berada pada puncak penghasilan, mampu mendapatkan lebih banyak uang, memiliki daya beli yang tinggi. Generasi Baby Boomer ini berada pada tingkat produktivitas yang tinggi. Sangat masuk akal jika dalam satu dekade mendatang, mereka diperkirakan akan menggerakan Industri Kesehatan. Karena pada usia yang sangat produktif (37 – 55 tahun ) mereka ingin lebih sehat, memperbaiki penampilan, memperlambat penuaan, dan ingin mencegah berbagai macam penyakit. Intinya mereka ingin merawat kesehatannya dan tidak rela penyakit mencuri usia produktifnya. Pemerintah pun tidak ingin generasi ini runtuh, karena di Amerika jumlah mereka memang hanya 30 persen, namun mampu memberikan sumbangan GNP (Gross National Product) sampai 50 persen.

Saat ini, di Amerika saja, menurut Paul, generasi tersebut menghabiskan sekitar 200 milyar dolar AS per tahun untuk produk perawatan Kesehatan. Jumlah ini diperkirakan setengah dari angka belanja kendaraan. Dan diperkirakan akan mencapai puncak permintaan tertinggi pada akhir tahun 2010, yaitu mencapai 1000 milyar dolar AS atau 1 Trilyun dolar AS per tahun. Atau sekitar 19 juta dolar (19 milyar rupiah) per menit. Meningkat sekitar 500 persen.

Jika pada tahun 70-an dunia dikejutkan dengan microwave, tahun 80-an Industri Video meledak, tahun 90-an Industri Komputer dan Internet merambah Dunia, maka memasuki abad 21 ini Industri Kesehatan (Wellnes Industry) akan mengambil alih, apalagi tekanan persaingan, tekanan pola makan dan tekanan polusi yang semakin tinggi.

Menurut Paul Zane Pillzer,ada 4 pilihan jika mau berpesta pada peluang ini.

  1. Menjadi tenaga ahli atau praktisi. Tentu saja untuk menjadi tenaga ahli diperlukan bekal pendidikan yang tidak murah dan membutuhkan waktu beberapa tahun untuk sekolah. Lalu, mau menukarkan waktu sebagai peneliti dengan uang.
  2. Sebagai produsen, yaitu mengambil bagian dengan membangun Industri Kesehatan. Ini harus didukung dengan investasi milyaran, bahkan trilyunan rupiah untuk membangun pabrik, infrastruktur, biaya riset, hak paten, pengangkutan barang, peng-iklanan, dan sebagainya.
  3. Penjual eceran juga memiliki peluang yang menggiurkan. Tetapi tetap saja harus mempersiapkan beberapa hal, seperti membayar lisensi, strategi periklanan, dan membayar sejumlah karyawan. Sebuah investasi yang jumlahnya tidak sedikit.
  4. Sebagai Distributor. Dalam 30 tahun perkembangan bisnis Dunia, Distributor adalah bagian dari rantai bisnis yang paling besar mendapatkan keuntungan. Jadi, keuntungan terbesar bukan pada pembuatnya. Contohnya, seperti Sam Walton dengan “Wall Mart“nya, Fred Smith dengan “Fed-Ex“, Josh Bishop dengan “Amazon.com“. Dan Mereka adalah Distributor.

Namun apabila Sam Walton dan Fred Smith menemukan cara mendistribusikan barang yang sudah dikenal konsumen, maka Milyarder baru abad 21 mendapatkan keuntungan dari bisnis distribusi dengan cara yang lebih cerdas. Yaitu memberikan pendidikan kepada konsumen tentang produk baru, dan menginformasikan tentang tata cara penyalurannya, yakni dengan cara Network Marketing. Bisnis ini disebut bisnis yang mengandalkan kecepatan pikiran, produk yang lebih baik, distribusi yang lebih baik, dan peluang yang lebih baik. Karena pasar potensial adalah para Baby Boomer. Di Amerika saja jumlah mereka sekitar 78 juta dengan uang tunai 1 trilyun dolar Amerika. Gaya hidup mereka tidak bisa dihentikan. Mereka ingin bersenang-senang, ingin mobil mewah, namun mereka tidak ingin cepat tua. Mereka siap membayar berapa saja agar tetap awet mudah, sehat dan penuh vitalitas.

Sebuah pepatah dari Cheryl Russel: “Bisnis yang cukup cerdik adalah mengenali apa yang diinginkan Baby Boomer”.

Produk yang tepat, Peluang yang tepat.

Mr Lie Jin Yuan, Pendiri Supermarket BannerStore, mengembangkan Industri di bidang Kesehatan yang sedang dan akan dibutuhkan oleh pasar. Produk Kesehatan adalah Produk inti BannerStore. Yang disandingkan dengan produk-produk titipan, seperti sembako, dan sebagainya. Mr Lie Jin Yuan memberikan peluang yang sangat besar dengan sistem distribusi yang memungkinkan setiap orang untuk berperan di dalamnya dan masuk sebagai keluarga besar BannerStore yang sehat dan sejahtera.

Nah, Anda berada di peluang bisnis mana nih ?

Jika Anda suka artikel diatas, dapatkan update terbaru gratis!

loading...

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

10 thoughts on “Wellness Industry (Bisnis Kesehatan) : Peluang Bisnis Abad 21

    • 3 December 2008 at 22:15
      Permalink

      @peluang bisnis otomotif, Makasih atas apresiasinya. Jangan sungkan mampir.

      Reply
    • 3 December 2008 at 22:15
      Permalink

      @peluang bisnis makanan, Sama-sama…
      Trims juga udah mampir.

      Reply
    • 3 December 2008 at 22:16
      Permalink

      @peluang bisnis, Terima kasih sudah mampir dan memberikan komentar. Semoga kita semua diberikan kesuksesan. Amien.

      Reply
  • 22 April 2009 at 16:55
    Permalink

    Bagus Dok, makasih infonya.
    Kita ada bisnis bagus ni, http://getmoney.choice2u.com

    pada Rabu, 22 Apr 2009 16:55:13

    Makasih juga…
    Peluang bisnis yang bagus tuh, siapa mau coba ?!

    Reply
  • 6 August 2009 at 17:01
    Permalink

    Kalo saya lebih memilih bisnis dengan sistem affiliate marketing dan hasilnya cukup memuaskan dan saya suka sekali dengan bisnis kesehatan dan kecantikan karena bisnis ini termasuk Green Products artinya product yang akan selalu dicari setiap tahun dan target pasarnya adalah dunia.

    Sebagai contoh Peluang Bisnis Kesehatan dan Kecantikan di http://www.healthmindset.com/healthbeauty yang merupakan program afiliasi No.1 di bidang dan kesehatan dan kecantikan sampai saaat ini. Merupakan peluang yang bagus dan belum banyak diketahui oleh orang Indonesia.

    pada Kamis, 6 Agt 2009 17:36:25

    Selamat, Anda sudah berada dalam bisnis yang tepat…semoga kesuksesan selalu di tangan Anda dan Anda bisa mengembangkannya di Indonesia.

    Reply
  • 24 April 2010 at 11:41
    Permalink

    Sukses Pak

    Get Focus & Go Best DIMOND

    pada Sabtu, 24 April 2010 13:45:03

    Makasih pak…tetep semangat!!

    Reply
  • 18 January 2011 at 00:02
    Permalink

    SEGERA LAUNCHING 20 FEBUARI 2011, PELUANG BISNIS TERBARU ..DAN PASTI BOOOMING…JADILAH YANG PERTAMA DIKOTA ANDA!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Close
Get our Newsletters

Receive The Latest Posts Directly To Your Email - It's Free!! Enter your email, Signup, Check your email, then Confirm...