inspiring healthy, lifestyle and wealthy
07:58 - Fri 3 September, 2010 |  RSS:
Publications
Comments

Vitamin Meningkatkan Resiko Kanker Paru-paru

Studi terbaru yang dilakukan pada lebih dari 77.000 pengguna vitamin, menunjukkan bahwa suplemen vitamin tidak menghasilkan proteksi terhadap kanker paru-paru, tetapi sebaliknya dapat meningkatkan resiko timbulnya kanker ini, terutama pada perokok.

Dalam studi VITAL (Vitamin And Lifestyle) yang dilakukan oleh dr. Christopher G. Slatore dkk, dari University of Washington, Seattle, ditemukan bahwa penambahan vitamin C, vitamin E, dan asam folat tidak terbukti menurunkan resiko kanker, bahkan sebaliknya, vitamin E menyebabkan sedikit peningkatan resiko kanker paru-paru.

Suatu kohort prospektif yang terdiri dari 77.126 laki-laki dan perempuan dengan usia 50-76 tahun, diteliti untuk menentukan insidensi kanker paru-paru yang terjadi dalam kurun waktu 4 tahun setelah mereka mengonsumsi vitamin dan juga merokok.

Dari kohort tersebut, sebanyak 521 pasien menderita kanker paru-paru, dan angka yang rendah ini memang sudah diperkirakan sebelumnya. Meskipun demikian, di antara pasien-pasien yang menderita kanker paru-paru, selain berhubungan dengan faktor merokok, riwayat keluarga, dan usia, ternyata juga ada sedikit hubungan antara suplementasi vitamin E dengan timbulnya kanker paru-paru.

Peningkatan resiko ini besarnya 7% untuk setiap kenaikan 100 mg/hari. Resiko ini juga dapat diterjemahkan sebagai peningkatan resiko sebesar 28% terhadap timbulnya kanker paru-paru, dengan dosis 400 mg/hari selama 10 tahun.

Adanya anggapan bahwa suplemen vitamin adalah sehat, atau minimal tidak merugikan, pada dasarnya berawal dari keinginan orang untuk mengonsumsi diet sehat secara mudah, yaitu dengan menelan pil saja. Tetapi perlu diingat bahwa meskipun buah-buahan juga mengandung vitamin, namun buah tetap dianggap sehat karenatidak saja mengandung vitamin tetapi juga beratus-ratus senyawa fitokimiawi yang mempunyai berbagai fungsi yang belum diketahui.

World Cancer Research Fund dan American Cancer Society menganjurkan untuk mengonsumsi buah sebanyak 2 takar setiap hari. Hal ini didasarkan pada bukti yang menunjukkan bahwa resiko kanker meningkat sebesar 20% pada orang yang mengonsumsi buah-buahan dalam jumlah sedikit. Anjuran ini kemungkinan juga dapat menurunkan resiko kanker paru-paru, maupun kanker lain, serta penyakit kardiovaskuler. Manfaat ini juga ditemukan pada kelompok perokok yang menurun resiko kankernya sebesar 20%, jika mengonsumsi buah dalam jumlah yang lebih banyak.

Hasil studi ini mempunyai implikasi kesehatan masyarakat yang sangat luas, karena besarnya populasi perokok dan bekas perokok, serta penggunaan suplemen vitamin secara luas. Untuk saat ini, dokter perlu menjelaskna pada pasien bahwa suplemen vitamin tampaknya tidak mengurangi resiko kanker paru-paru, dan mungkin bahkan dapat merugikan.***

Sumber : American Journal of Respiratory And Critical Care Medicine 2008; 177: 524-530

 Vitamin Meningkatkan Resiko Kanker Paru paru

Artikel ini bermanfaat untuk Anda? Mau dikabari kalau ada info terbaru melalui email?
Ayo daftar disini untuk menjadi member VIP:
Saya jaga kerahasiaan email Anda, takkan saya bagikan ke siapapun.
tiket pesawat

4 Comments to "Vitamin Meningkatkan Resiko Kanker Paru-paru"

Terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda di " Vitamin Meningkatkan Resiko Kanker Paru-paru". Yang belum komentar, segera berkomentar ya. Jangan lupa untuk kembali lagi ke sini begitu ada postingan baru, OK?! :)
  1. uus's Gravatar uus
    15 August 2008 - 19:51 | Permalink

    kata orang kalau keluarga kita ada yang menderita kanker, besar kemungkinan dalam diri kita juga ada penyakit itu..bener ga?

    • dr. Nasir's Gravatar dr. Nasir dokternasir.web.id
      4 December 2008 - 00:01 | Permalink

      @uus, Trimakasih udah gabung. Kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya kelainan pertumbuhan sel tubuh kita, biasanya berdifferensiasi ke arah yang jelek. Artinya sel tumbuh menjadi lebih cepat dan abnormal. Sebenarnya di dalam tubuh setiap makhluk hidup sudah ada sel tumor, sel ini akan tumbuh jika terpicu oleh bahan-bahan karsinogenik, seperti makanan yang dibakar (sate, ayam bakar dsb.), asap rokok, asap kendaraan, bahan-bahan berkarbon, dsb. Bisa dicek melalui pemeriksaan darah sebagai sel penanda tumor (Tumor Marker Cell). Jadi, dengan kata lain setiap orang berpeluang menderita kanker, jika diantara keluarga ada yang sudah terkena kanker, besar kemungkinan anggota keluarga yang bertalian darah juga mudah terkena kanker, apalagi jika tidak dijaga gaya hidupnya. Cukup jelas ?

  2. 23 August 2009 - 18:13 | Permalink

    pencegahan dini bwt kanker paru2 gmn yah? bisa ga minum susu u/ netralisir atau klorofil u/ detoksifikasi? klo buah, buah apa yg baik?
    Thx…

    pada Senin, 24 Agt 2009 10:16:56

    Sebenarnya tidak hanya kanker paru barangkali, semua jenis kanker juga perlu dicegah dan dideteksi sejak dini. Pencegahan yang paling penting tentunya menghindari faktor2 pencetus kanker atau karsinogenik, seperti rokok, paparan polusi berlebihan, makanan yang mengandung/dibuat dengan bantuan arang/karbon/dibakar, minuman bersoda, dan sebagainya. Bisa juga dibantu dengan suplementasi yang bersifat detoksifikasi, seperti Cordyseps, Chitosan, Grape Extract, Beneficial, dan sebagainya. Selain produk suplemen tersebut bisa berfungsi mencegah, produk tersebut juga bisa mengobati kanker secara aman dan alami.

  3. 12 January 2010 - 17:39 | Permalink

    Salam Kenal. Ibu saya didiagnosa terkena kanker paru2. Beliau tidak pernah merokok. Apa saja makanan yang tidak boleh beliau konsumsi dan pengobatan apa yang terbaik? Terimakasih infonya.

    pada Rabu, 13 Jan 2010 10:01:05

    Salam kenal kembali bu. Saya turut prihatin atas penyakit yang diderita ibu Anda. Sayang Anda tidak menceritakan sudah stadium berapa kankernya dan sudah mendapat pengobatan apa saja. Sebenarnya tidak ada pantangan bagi penderita kanker, tapi dianjurkan untuk menghindari makanan/minuman yang sifatnya karsinogenik atau pemicu kanker dan cara penyajian makanan yang bisa memicu sel kanker, seperti makanan yang dibakar dengan arang (sate dan sejenisnya), makanan atau minuman panas yang dituang ke wadah plastik. Pengobatan juga disesuaikan dengan tingkat/stadium kankernya. Bagi saya, kanker itu akan lebih baik dan lebih aman jika diobati dengan nutrisi dari alam yang berkualitas, karena pada saat kanker menyerang, tubuh jadi rentan kena penyakit sehingga munculnya efek samping akibat pengobatan kanker mudah sekali timbul. Semoga bermanfaat.
    Terima kasih

Leave a Reply

Silahkan meninggalkan komentar Anda, akan lebih baik jika Anda baca dulu postingan di atas.

Saya usahakan untuk segera membalas komentar Anda. Makasih ya atas kunjungannya.

Mau dapet backlinks GRATIS? Cek kotak sebelah kiri ya.
Join My Community at MyBloglog!Top Health blogsScience blogsBloglisting.net - The internets fastest growing blog directoryHealth & Wellness Blogs - Blog Catalog Blog DirectoryAdd to Technorati FavoritesAdd to Google Reader or Homepagebookmark at folkdBlog Carnival Index - browse the archivesMuchtar NasirSubscribe with BloglinesTopOfBlogsHealth BlogsBlog Engage Blog Forum and Blogging Community, Free Blog Submissions and Blog Traffic, Blog Directory, Article Submissions, Blog TrafficFree Automatic BacklinkBlog DirectoryDr.5z5 Open Feed DirectoryHealth (Blogs) - TOP.ORG
Vitamin Meningkatkan Resiko Kanker Paru-paru
99 queries loaded in 0.883 seconds.