Bagaimana Menghitung dan Menentukan Masa Subur ?

by Erlina Mustika Febrianti

Ingin segera menimang momongan ? Lakukan hubungan intim saat masa subur. Berikut, berbagai cara menghitung masa subur.

Supaya hamil, harus ada sel telur yang siap dibuahi. Adanya sel telur ini menunjukkan masa subur seorang wanita. Tetapi, bagaimana kita bisa mengetahui masa subur tersebut agar tidak meleset, sehingga bisa terjadi konsepsi (pembuahan)?

“Masa subur bisa diketahui dengan menghitung dari periode menstruasi, perubahan lendir, dan perubahan suhu tubuh basal,” terang dr. Lastiko Bramantyo, Sp.OG, dari RSIA Hermina Jatinegara.

Sebenarnya tak terlalu sukar untuk melacaknya sendiri. Hanya saja memerlukan kecermatan. Yang juga tak kalah penting, mau bersabar agar diperoleh hasil yang lebih akurat. Minimal, pelacakan ini dilakukan beberapa kali dalam beberapa bulan.

SIKLUS HAID

Melacak masa subur bisa dilakukan melalui hitungan siklus haid/menstruasi. Masa subur akan amat mudah terlacak jika haid kita selalu teratur setiap bulannya. Siklus yang normal, terang Lastiko, berjalan antara 28-30 hari. Ada pula ahli yang berpendapat, antara 22-35 hari. “Dengan demikian, sel telur keluar pada pertengahan siklus, sekitar hari ke-14 sampai ke-16 dihitung dari hari pertama menstruasi,” terang Lastiko.

Jadi, 3 hari sebelum hari ke-14 dan 3 hari setelah hari ke-16 adalah masa yang memungkinkan bagi sel telur untuk dibuahi. Perhitungan ini berdasarkan kemungkinan sel sperma yang bisa bertahan hidup sampai 72 jam sebelum mencapai sel telur.

Siklus normal 28 hari, pertengahan siklusnya hari ke-14 (28: 2). Berarti masa suburnya, tiga hari sebelum hari ke-14, yaitu hari ke-11 (14-3) dan tiga hari setelah hari ke-14, yaitu hari ke-17 (14+3). Jadi, masa subur berlangsung antara hari ke-11 sampai hari ke-17 (7 hari) dari suatu siklus wanita yang normal.

Misalnya, kita datang bulan pada tanggal 1. Nah, masa subur adalah tanggal 11 (14-3) sampai 19 (16+3) pada bulan tersebut.

Pada mereka yang haidnya tidak teratur (siklus kurang dari 28 hari), maka masa subur diperhitungkan dari jadwal menstruasi yang akan datang. Umumnya sel telur akan keluar pada 14 atau 16 hari sebelum haid yang berikut. Misalnya, perkiraan menstruasi yang akan datang tanggal 18 Agustus. Diperkirakan sel telur akan keluar pada tanggal 2 dan 4 Agustus (18-14 hari mundur = 4 Agustus, dan 18-16 hari mundur = 2 Agustus). Berarti masa subur berlangsung antara 31 Juli (2 Agustus – 3 hari sebelum) sampai 7 Agustus (4 Agustus + 3 hari sesudah).

Jika siklus haid sama sekali tidak teratur, diperlukan data siklus minimal 6 bulan sampai setahun. Kemudian dihitung dengan memakai rumus Ogino Knouss. Dicari siklus yang paling pendek berapa hari dan siklus paling panjang berapa hari. Masa subur ditentukan berdasarkan siklus terpendek – 18, siklus terpanjang – 11.

Contoh, siklus terpanjang 40 hari, siklus terpendek 28 hari. Maka, 40-11 = 29 dan 28-18 = 10. Jadi, perkiraan masa suburnya hari ke-10 dihitung sejak menstruasi pertama sampai hari ke-29. Masa suburnya memang menjadi lebih panjang, tetapi tidak bisa diperkirakan kepastian yang paling mendekati. Ini disebabkan menstruasi yang kacau sehingga sulit diketahui, kapan persisnya perkiraan keluarnya sel telur.

Seorang wanita yang siklus menstruasinya kacau sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk mencari penyebab dan melakukan pengobatan. Dengan demikian, bisa diketahui masa suburnya.

GETAH LENDIR SERVIKS

Masa subur juga bisa diketahui lewat pemeriksaan getah lendir (mukus) mulut rahim (serviks). Ini pun dapat kita lakukan sendiri. Caranya, lendir dari mulut rahim diperiksa setiap hari.

Pada masa subur terjadi perubahan yang bersifat spinbarkeit. Lendir lentur, tidak terputus jika dipegang, dan lengket seperti agar-agar.

Kalau mau lebih pasti, lendir ini bisa diperiksa ahli pada objek gelas dibawah mikroskop. Lendir yang terjadi pada masa subur, akan terlihat berbentuk seperti daun pakis.

UKUR SUHU

Cara lain yang bisa ditempuh adalah mengukur suhu tubuh basal. Saat ovulasi, sel telur dilontarkan dari kantung yang matang. Selanjutnya, tempat asal sel telur tadi (korpus luteum) memproduksi hormon progesteron yang bertugas menyiapkan jaringan dalam rahim untuk menerima sel telur yang telah dibuahi. Terbentuknya progesteron ini mengakibatkan kenaikan suhu tubuh.

Lakukan pengukuran suhu badan pada pagi hari setelah bangun tidur dan sebelum melakukan aktivitas apa pun, seperti turun dari tempat tidur, ke kamar mandi, makan, atau minum. Kerjakan setiap hari pada jam yang sama selama tiga bulan. Gunakan termometer yang dimasukkan ke dalam mulut atau dubur (bukan yang dijepit di ketiak). Letakkan termometer di bawah lidah selama 5-6 menit. Tutup mulut selama pengukuran berlangsung. Catatlah perubahan suhu yang terjadi setiap hari. Jangan lupa untuk menghubungkan catatan hari ini dengan hari-hari berikutnya, sehingga membentuk kurva.

Pada saat ovulasi, akan terlihat, mula-mula grafik turun sedikit dari perhitungan hari sebelumnya. Kemudian akan naik dengan beda paling sedikit dua derajat celcius. Kalau sudah naik, kurva akan tetap di atas, tidak akan turun lagi.

Suhu normal tubuh biasanya 35,5 – 36 derajat Celcius. Pada waktu ovulasi suhu akan turun dulu dan naik bisa mencapai 37-38 derajat dan tidak akan kembali pada suhu 35 derajat. Pada waktu perubahan itulah terjadi masa subur. Kondisi kenaikan suhu tubuh ini akan terus terjadi sekitar 3-4 hari.

Kemudian akan turun kembali sekitar 2 derajat karena produksi progesteron menurun, sehingga suhu tubuh pun turun. Dan akhirnya kembali pada suhu tubuh normal, seperti sebelum menstruasi terjadi.

Bila pada grafik (hasil catatan suhu tubuh) tidak terjadi kenaikan suhu tubuh, bisa berarti tidak terjadi masa subur karena tidak adanya korpus leteum yang akan memproduksi progesteron. Ini juga berarti tidak akan terjadi kenaikan suhu tubuh.

Sebaliknya, jika kenaikan suhu tubuh terus berlangsung setelah masa subur, pertanda dimulainya kehamilan. Karena jika sel telur berhasil dibuahi, berarti korpus leteum akan terus memproduksi hormon progesteron. Dengan demikian, suhu tubuh pun tetap tinggi.

Syarat menentukan masa subur dengan pengukuran suhu tubuh adalah dalam 3 bulan, suhu tubuh tidak dalam keadaan demam, tidak tidur di dekat lampu yang sangat panas, atau dengan AC yang sangat dingin. “Kalau suhu badan kacau, susah mengukurnya dan pemeriksaan pun gagal,” kata Lastiko.

LEWAT USG

Sekarang ini, lewat pemeriksaan USG secara serial, bisa diketahui masa subur seorang wanita. Caranya dengan melihat kelenjar telur, perkembangan terjadinya sel telur sampai sel telur tersebut matang dan hendak keluar (ovulasi). Cara ini bisa dimanfaatkan oleh wanita yang mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur.

Dengan pemeriksaan USG secara serial 2-3 hari dapat diukur siklus haidnya, tanggalan haid, dan tanggalan timbul ovulasi. Perkembangan ini akan terus dipantau. Dari mulai sel telur terbentuk hingga menghilang. Nah, jika sudah diperoleh saat terjadinya ovulasi, segera dilakukan pencatatan pada hari ke berapa masa subur itu terjadi, dihitung dari hari pertama menstruasi.

Faktor Pendukung Kehamilan

Setiap kelainan yang terjadi pada organ reproduksi wanita harus diwaspadai. Sebab, setiap kelainan akan berpengaruh pada terjadinya ovulasi.

* Infeksi

Infeksi atau peradangan (yang sudah lalu, kronis, dan sedang berlangsung) yang merusak indung telur dan tuba Fallopi berpengaruh pada kelangsungan pertemuan sel sperma dengan sel telur. Jika saluran tersumbat, sperma tidak bisa mencapai sel telur. Pertemuan yang normal terjadi pada bagian yang menggelembung (Ampula) dari tuba Fallopi.

* Sel Telur

Sel telur mempengaruhi kesuburan. Ovulasi terjadi kalau kelenjar telur berfungsi dengan baik. Jadi, jika ada kelainan akan menganggu sel telur tersebut, seperti adanya kista, endometriosis, atau tumor.

* Ketidakseimbangan Hormon

Ketidakseimbangan hormon dapat mencegah terjadinya pelepasan sel telur secara teratur atau berpengaruh pada produksi hormon (progesteron). Salah satunya, pengaruh hormon hipopysa (terletak di kelenjar bawah otak) yang mampu merangsang kematangan sel telur. Jika terdapat tumor di kelenjar hipopysa, stimulasi pertumbuhan telur tak terjadi dan berakibat produksi sel telur terganggu.

* Getah Serviks

Kehamilan pun sulit dicapai jika lendir atau getah serviks mengandung zat antibodi atau anti-imun, zat penolak sperma. Setiap kali sperma masuk, badan membuat zat antinya. Keadaan ini bisa dilihat dengan melakukan uji pasca sanggama. Getah lendir diambil usai terjadi sanggama. Lendir yang mengandung antibodi mengakibatkan banyak sperma mati dan tidak bergerak.

* Kerusakan Struktural

Rahim (uterus) yang menjadi tempat janin tumbuh harus dalam keadaan normal dan sehat. Kehamilan sulit dicapai apabila terdapat cacat uterus karena infeksi, permukaan yang abnormal, fibroid (tumor jinak), tumor ganas (kanker), dan sebagainya.

Nah, udah ngerti kan? saatnya beraksi…

Jika Anda suka artikel diatas, dapatkan update terbaru gratis!

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

80 thoughts on “Bagaimana Menghitung dan Menentukan Masa Subur ?

  • 28 July 2008 at 08:27
    Permalink

    Informasi ini sangat jelas sekali, saya sudah 3.5 th belum dikarunia keturunan,sudah periksa dan kami dinyatakan sehat. siklus haid saya teratur setiap 30hri, tetapi belum berhasil juga. Bagaimana jika saya ingin memeriksa faktor-faktor pendukung kehamilan tersebut.sdh cek rubella, hasilnya skg sy dinyatakn tidak terjangkit lagi.terima kasih

    Reply
    • 3 December 2008 at 23:49
      Permalink

      @isma, Terima kasih sudah mampir. Anda bisa memeriksakan faktor pendukung kehamilan tersebut di dokter ahli kandungan sub spesialis reproduksi wanita. Apa Anda sudah mempraktekkan saran saya? Bagaimana hasilnya?

      Reply
  • 19 August 2008 at 12:29
    Permalink

    dr. Nasir,

    Dok, bulan Juni saya mens tanggal 17, bulan July 13, tapi bulan ini tanggal 18 Agustus. Saya nikah baru aja tanggal 10 Agustus, setelah nikah kami langsung berhubungan sampai akhirnya saya dapet mens tanggal 18 ini. Yang saya mau tanyakan, apakah sesudah mens saya selesai kami langsung berhubungan bisa di katakan masa subur??? maklumlah dok, pengantin baru.
    Trima kasih atas jawabannya…

    Thanks,
    Fitri

    pada Jum’at, 03 Des 2008 11:49:15

    @Fitri, Terima kasih sudah mampir.
    Bisa saya maklumi :) Siklus haid Anda teratur atau tidak ? Kalo dari data yang Anda tulis, ada interval yang berbeda. Gampangnya hitung aja siklus terpanjang dikurangi 11 dan siklus terpanjang dikurangi 18. Hasilnya adalah interval tanggal kemungkinan masa subur dihitung dari hari pertama menstruasi. Jika yang Anda tanyakan, “apakah sesudah mens saya selesai kami langsung berhubungan bisa di katakan masa subur?” Hitung saja dari hari pertama haid (berapa lama Anda haid?), jika berhubungan pas masuk interval tanggal hasil perhitungan tadi, ada peluang Anda berada pada masa subur. Mulailah mencermati berapa lama Anda haid, berapa lama siklus haid Anda dalam satu bulan, masukkan ke dalam rumus2 seperti dalam artikel. Dengan ikhtiar yang yakin, InsyaAllah Anda rasakan berkahnya. Gimana ? Selamat mencoba.

    Reply
  • 2 September 2008 at 13:43
    Permalink

    mau tanya klo hasil lab progresteron nya 26.70 itu sudah pasti hamil ?

    Reply
    • 3 December 2008 at 23:50
      Permalink

      @tik^0^, Wah maaf banget, saya kurang hafal kalo angka-angka laboratorium, apalagi mengenai spesialisasi kandungan. Saya baru bisa memberikan penjelasan secara umum saja, silahkan konsultasikan ke dokter kandungan Anda, insya Allah saya akan belajar lagi. Terima kasih.

      Reply
  • 5 September 2008 at 10:16
    Permalink

    dok mau tanya, saya pernah keguguran 1 kali dan di lakukan kuretase/ tetapi setelah kegguran itu sudah 2 tahun saya belum hamil juga. apakah ada hubungannya karena kuretase lalu saya susah hamil lagi. ohya dok setelah kuretase saya disarankan kontrol ke RS lagi/ tetapi tiba masanya itu saya tidak jadi kontrol/ karena rumah sakit dipenuhi korban gempa di yogya 2006 lalu. mohon jawabannya ya dok n solusinya, karena saya dan suami sudah ngebet ingin punya momongan.
    terimakasih. by nisa

    Reply
    • 3 December 2008 at 23:50
      Permalink

      @nisa, Makasih udah mampir.
      Keguguran dan kuretase bisa menyebabkan kerusakan fisik dinding rahim dan ketidakseimbangan hormonal, walaupun tidak permanen. Sebenarnya kuncinya adalah mengembalikan keseimbangan hormonal, yaitu pada saat Anda seharusnya kontrol mungkin dokter akan memberikan semacam terapi hormonal.
      Tapi Anda dan suami bisa mencoba mengonsumsi suplemen Nutrient High Calsium (untuk mencegah kekurangan kalsium pada sel sperma dan sel telur yang dapat menghalangi proses pembuahan), Cordyseps Mycellium Capsules (mencegah lemah syahwat pada pria dan penolakan sperma dan janin pada rahim wanita), Zinc Cream Suplement (mengaktifkan hormon reproduksi), dan Maca Tablets (meningkatkan kualitas sperma). Walaupun terapi herba tapi sudah teruji khasiatnya dan aman tanpa efek samping.

      Reply
  • 27 November 2008 at 14:47
    Permalink

    Assalamualaikum dok, saya mau tanya..
    dulu saya pernah hamil 2 kali, tapi karena diluar nikah maka dengan sangat terpaksa janin itu kami gugurkan. kejadian itu 1 tahun yg lalu, karena saya ga mau bikin ortu saya malu. dan skg sya bner2 mnyesal dan merasa berdosa. Perlu dokter ketahui waktu itu saya melakukannya dengan bantuan bidan dan di RS.
    Bulan agustus 2008 ini saya menikah, kali ini saya bner2 pengen punya anak. Sebaiknya saya periksakan kandungan saya atau tidak ya dok?saya takut ada efek samping dari abortus yg terdahulu pada rahim saya. Dan sampai hari ini saya belum hamil juga ( suami dinas luar pulau , ketemu tiap 2 bln saja).
    Menurut dokter apa yg harus saya lakukan?
    Terimakasih atas penjelasannya dok, wassalam…

    Reply
    • 3 December 2008 at 23:50
      Permalink

      @dosaitu, Trims udah mampir…
      Sebaiknya Anda periksakan diri lagi ke dokter kandungan ya, supaya diketahui secara detil apakah kondisi kandungan Anda masih baik dan siap menerima kehamilan atau justru beresiko. Memang itulah resiko paska abortus, ya!
      Kalo ingin hamil tentu harus diperhatikan hal-hal seperti dalam artikel ya, seperti frekuensi berhubungan, kondisi saat berhubungan, masa subur Anda sendiri. Misalnya, jangan berhubungan jika suami Anda baru datang, karena pasti masih lelah. Biarkan istirahat dulu. Perhatikan juga apakah Anda berada pada masa subur 10 hari setelah haid sebelumnya atau tidak. Berhubungan terlalu sering juga kurang efektif, karena selain membuat energi kurang optimal, sperma suami juga belum begitu matang. Lebih jelas mungkin bisa dikonsultasikan pada dokter kandungan sambil Anda periksakan diri kandungan Anda. Semoga cukup memuaskan. Trims.

      Reply
  • 24 March 2009 at 11:12
    Permalink

    siang dok…
    dok, sudah beberapa bulan ini saya rutin mengukur suhu basal tubuh saya…
    disitu saya bisa melihat peningkatan suhu (yang katanya menandakan sudah lewat masa ovulasi/luteal phase), dan menurun lagi disaat saya mendapat menstruasi berikutnya.
    nah, anehnya bulan ini suhu tubuh saya datar2 aja…ga ada peningkatan yg signifikan. kebetulan saya mengikuti sebuah situs yang membantu mengetahui masa subur, ovulasi, dsb, dmn kita bisa memasukkan data2 spt suhu basal tubuh dll. yang nantinya secara otomatis mendeteksi kapan ovulasi kita(melalui data suhu basal tubuh yang kita masukkan).
    perkiraan rata2 ovulasi saya itu di hari ke-18 siklus haid saya.
    tp untuk bulan ini, sistem tsb tdk dapat mendeteksi ovulasi saya..krn suhu tubuh saya datar2 saja.
    yang ingin saya tanyakan, apakah benar saya tidak mengalami ovulasi bulan ini dok?
    oiya, anehnya di hari ke-13 siklus mens saya, saya mengalami flek selama 3 hari, berwarna kecoklatan, pada hari ketiga warnanya cenderung ke pink.
    itu knp ya dok? apakah karena ada gangguan hormon? haruskah saya memeriksakan ke dokter kandungan??
    terimakasih sebelumnya dokter….

    Reply
  • 26 March 2009 at 08:07
    Permalink

    Terima kasih artikelnya pak dokter :) sukses selalu ya..

    pada Jum’at, 27 Mar 2009 08:42:58

    Sama-sama pak Dir. Sukses juga buat Anda sekeluarga. :)

    Reply
  • 5 June 2009 at 10:14
    Permalink

    Siang dok…..
    Setelah mmbaca artikel dokter, ada yang mau saya tanyakan, pada bulan feb, maret, april saya mendapatkan haid pada tanggal 12/2/09, 18/3/09 dan 28/4/09, sebelumnya tanggal 25/3/09 saya flek 2 hari,pada bulan ini mei s/d hari ini saya belum mendapatkan haid,yang saya rasakan sekarang,kram pada perut, puting paydara sakit,suhu badan terkadang tidak seperti suhu normal kadang badan saya panas(hangat)sore, pagi. apakah ini tanda tanda kehamilan?apakah saya perlu kedokter u periksa kandungan saya lemah ?or haid? apakah siklus saya teratur?, apakah kalau sering mundur datang bulan mendapat kan keturunan akan lama? mohon jawaban trimakasih

    pada Jum’at, 05 Jun 2009 11:12:50

    Ibu Eva ysh, terima kasih sudah mau membaca artikel di atas.
    Saya kira gejala yang ibu rasakan tersebut adalah tanda-tanda ketidakseimbangan hormonal, biasanya pada saat itu kadar estrogen sedang mencapai puncak dan menjelang datangnya haid, biasa disebut Pre Menstrual Syndrom (PMS). Sebenarnya siklus haid ibu cukup teratur namun memanjang, itu juga mungkin disebabkan adanya faktor eksternal seperti kelelahan, kurang asupan gizi, stres dan sebagainya sehingga mempengaruhi faktor internal yaitu hormonal.
    Haid yang sering terlambat tidak berhubungan langsung dengan sulitnya mendapatkan keturunan, tinggal atur kembali pola hidup dan asupan gizinya, lalu hitung kembali masa-masa subur (berhubungan intim pada masa-masa subur), bersiap untuk punya momongan, dan banyak berdoa, insyaAllah saya yakin ibu akan dipercaya oleh Tuhan untuk punya keturunan.
    Sebelumnya boleh saya bertanya bu, apakah keluhan ibu seperti flek dan sebagainya di atas sering ibu rasakan setiap menjelang haid?

    Reply
  • 12 June 2009 at 12:35
    Permalink

    Dokter Nasir yang baik,

    Saya berusia 33 tahun, belum menikah dan berencana menikah dalam waktu dekat ini.

    Saya mau tanya, apakah flek kecoklatan yang keluar sebelum darah menstruasi juga dihitung dalam siklus haid?

    Saya ingin mengetahui masa subur tapi bingung menghitungnya, terkait dengan flek kecoklatan yang biasa saya dapat.
    Biasanya saya mendapat flek coklat 2 hari sebelum darah menstruasi yang banyak dan sekitar 3 hari sesudahnya. Total dari waktu flek pertama, menstruasi hingga flek akhir sekitar 10-11 hari/bulan. Masa haid saya biasanya maju 5-6 hari/bulan.

    Sebagai contoh, bulan Mai lalu saya mulai mendapati flek kecoklatan pada tanggal 8 may, flek coklat itu tidak banyak. Tanggal 10 baru muncul darah kental yang kehitaman yang biasanya disertai rasa sakit. Hari berikutnya barulah keluar darah yang lancar sekitar 3 hari (11-13). Setelah itu darah yang keluar tidak terlalu banyak. Terakhir sekitar tanggal 16/17/18 adalah masa saya mendapat flek kecoklatan lagi sebelum masa haid berakhir.

    Selanjutnya saya mendapat menstruasi lagi tanggal 2 Juni, artinya maju sekitar 1 minggu dari masa haid sebelumnya. Siklus maju seminggu ini memang biasa saya dapatkan, biasanya maju berkisar 5-7 hari.

    Dengan kondisi demikian, pertanyaan saya:
    1. Apakah masih normal, kalau saya selalu mendapat sakit saat haid? Apa penyebabnya karena kadang2 sakitnya luar biasa dan hanya saya antisipasi dengan tidur atau kadang2 makan obat pereda sakit.
    2. Berapa harikah siklus haid saya?
    2. Tanggal berapa masa subur saya?

    Terima kasih atas bantuan Dokter,

    Salam.

    pada Jum’at, 12 Jun 2009 14:14:20

    Mbak DC yang baik,
    panjang juga ya pertanyaannya. Tapi saya coba jawab satu persatu secara singkat.

    1. Pada wanita normal, siklus haid adalah normal yang merupakan sirkulasi hormonal. Kadangkala pada suatu siklus, terjadi lonjakan kadar hormonal secara mendadak, sehingga terjadi pengeluaran hormon yang berlebihan atau tidak seimbang dan itu berpengaruh pada sistem organ di sekitarnya, seperti susunan syaraf, akibatnya timbul nyeri. Nyeri ini sebenarnya masih dalam batas normal dan bisa dialihkan ke hal lain seperti tidur atau diatasi dengan obat anti nyeri (seperti yang sering mbak lakukan), kecuali sampai menimbulkan pingsan atau nyeri yang teramat sangat, itu sudah harus ditangani lebih serius. Ketidakseimbangan hormonal seperti ini bisa disebabkan oleh banyak hal seperti kurangnya asupan nutrisi, kurang olahraga atau gerak, terlalu cape, stress, dsb. Atasi hal-hal yang memicu nyeri menjelang haid seperti diatas, kemungkinan keluhan akan berkurang.
    2. Jika dilihat dari siklus mbak yang selalu maju 5-7 hari setiap bulan, ada kemungkinan siklus menstruasi atau haid mbak sekitar 24-26 hari.
    3. Untuk menentukan masa subur berdasarkan artikel diatas, kita hitung dulu pertengahan siklusnya. Dari siklus mbak yang 24-26 hari, berarti pertengahannya adalah hari ke 12-13. Masa suburnya yaitu 3 hari sebelum dan 3 hari sesudahnya, jadi masa subur mbak DC adalah hari ke 9-15 atau hari ke 10-16. Selama siklus mbak selalu teratur dan bisa diprediksi, kira-kira perhitungannya demikian mbak.

    Terima kasih atas kunjungannya.

    Reply
  • 9 July 2009 at 11:28
    Permalink

    Dear Dokter Nasir,

    Perkenalkan saya ibu dari seorang putra berumur 1.5 tahun, ceritanya 2 bulan yang lalu tepatnya tgl 28 April saya keguguran,tgl 23 Mei & 22 Juni saya haid. Setelah membaca artikel dokter,saya ingin bertanya dengan 3 data tsb, u/ bulan July ini apakah benar masa subur saya bisa dikatakan sekitar tgl, July 05 s/d 11 July. Seandainya kita melakukan hubungan pada tgl2 tsb apakah kemungkinan besar terjadi kehamilan. Apa yang harus segera saya lakukan karena saya mempunyai riwayat keguguran.Apakah menunggu haid berikutnya dulu, jk tidak datang baru kedokter or sedari sekarang. Mohon pencerahannya dok, karena saya berencana menunda dulu kehamilan. Terimakasih banyak sebelumnya dokter.

    pada Kamis, 09 Jul 2009 15:00:46

    Ummi Fathi yang baik, trims udah mampir. Jika memang benar perhitungan masa subur ibu demikian sesuai masa haid ibu, kemungkinan besar tanggal segitu adalah masa subur ibu, jadi untuk terjadinya kehamilan bisa jadi sangat besar. Ingat, ini hanyalah prediksi menurut perhitungan medis, karena yang menentukan jelas Allah Yang Maha Kuasa.
    Untuk ibu yang memiliki riwayat keguguran, sebaiknya tidak hamil dulu minimal 6 bulan pasca keguguran, untuk menstabilkan kembali fungsi organ rahim dan hormonnya. Jadi rencana ibu untuk menunda kehamilan sudah tepat agar kondisi rahim dan fungsi hormonal kembali stabil dulu. Kira-kira demikian bu. Semoga sedikit tercerahkan. :)

    Reply
  • 26 August 2009 at 14:54
    Permalink

    Dear dokter nasir,

    Perkenalkan nama saya adjeng umur saya 25 thn, saya baru menikah 5 bulan yg lalu, saya ingin segera hamil, ada beberapa pertanyaan yg ingin saya ajukan :
    1. Apakah hari pertama haid dihitung semenjak timbulnya flek coklat atau setelah darah haid keluar (darah segar)???
    2. Sebelum menikah siklus haid saya tidak teratur kadang telat 5-10 hari, tapi setelah menikah setiap bulannya datang pada tanggal yang sama atau maju 1-2 hari.Untuk mengetahui masa subur saya siklus mana yg saya pakai, apakah ada pengaruhnya perubahan siklus yg saya alami ini.
    3. Saya minta Tips dan saran-saran agar bisa cepat dapat momongan.
    4. Sehari-hari saya berangkat kerja menggunakan sepeda motor apa ada pengaruhnya?

    Terima kasih…..

    pada Kamis, 27 Agt 2009 10:57:35

    Salam kenal kembali Adjeng :), selamat ya atas pernikahannya. Untuk prtanyaanmu, begini solusinya:

    • Jika biasanya hari pertama haid itu dimulai dengan munculnya flek coklat dulu diikuti dengan darah haid berwarna merah kehitaman dengan bau khas, maka sejak itulah dihitung hari pertama haid.
    • Siklus menstruasi itu memang terasa seperti selalu terlambat atau maju setiap bulannya jika mengikuti kalender masehi/kalender umum. Tetapi siklus haid itu selalu dihitung dari hari pertama haid bulan sebelumnya hingga hari terakhir sebelum hari pertama haid bulan berikutnya datang. Siklus normal adalah sekitar 26-30 hari, umumnya 28 hari. Untuk mengetahui masa subur, amati keteraturan siklus haid hingga 6 bulan, perhatikan berapa hari haid dalam satu siklus lalu bandingkan dengan siklus brikutnya, dan perhatikan juga panjang siklus dalam satu kali periode. Jika siklusnya sama, perhitungannya mudah seperti dalam artikel di atas, jika ada siklus terpanjang dan terpendek, maka masa subur ditentukan berdasarkan siklus terpendek – 18, siklus terpanjang – 11.
      Smentara pengaruh perubahan siklus sebelum dan sesudah menikah itu hal alami yang biasa trjadi akibat pengaruh hormonal dan kondisi fisik Anda.
    • Untuk tips, secara umum sih tentu memprhatikan pola siklus haid dan rajin berhubungan ya…tapi secara khusus, nanti saya kirim japri ya :)
    • Saya kira tidak ada pengaruhnya Anda naik kendaraan apapun.

    Demikian jawaban saya, semoga bermanfaat. Terima kasih :)

    Reply
  • 4 September 2009 at 11:05
    Permalink

    Dokter Nasir…saya mau bertanya…
    usia saya 20 tahun pada bulan september 22 2009 ini…saya sudah menikah.
    Dokter saya kadang mengalami terlambat haid 1 minggu.. hal ini sudah saya alami 2 kali selama saya menikah sejak desember 2008.
    nah selama saya terlambat 1 minggu saya tetap berhubungan intim dengan suami saya….nah setelah saya berhubungan intim…paginya saya langsung haid..
    apakah itu tandanya saya keguguran atau memang karena faktor lain…

    dokter saya mohon dibalas ya…
    karena saya ingin periksa tapi saya takut..seandainya ada apa2 pada saya dan suami..karena mengingat saya sudah bebrapa bulan menikah kok belum dapat momongan…kadang saya merasa minder dengan teman2 saya yang baru saja menikah sudah hamil…
    terima kasih Dok

    pada Jum’at, 4 Sept 2009 15:46:35

    Sari yang baik,
    Terkadang haid memang suka datang terlambat, namun itu masih dalam batas wajar jika baru terlambat 1 minggu. Banyak faktor memang, tergantung pekerjaan Anda, pola pikir, pola hidup Anda juga.
    Bisa saja saat itu Anda sedang letih, stres, dan sebagainya sehingga akhir2 ini sering terlambat haid karena memang sirkulasi hormonal Anda sedang terganggu. Jika memang Anda merasa terlambat haid hingga 1 minggu lebih, coba segera cek dengan Testpack atau Tes Kehamilan yang dapat dibeli di apotik-apotik atau toko obat.
    Mungkin mulai saat ini Anda dan suami perlu menghitung masa subur Anda dan berhubungan intim lebih serius pada masa subur Anda. Ingat! serius berarti Anda perlu mempertimbangkan pola hidup Anda dan suami, jangan terlalu letih atau stres jika akan berhubungan intim. Bersabar saja, karena pertimbangan infertilitas (mandul) itu setelah 1 tahun. Jika belum 1 tahun, tetaplah berusaha dan berdoa. Semoga sukses…

    Reply
  • 14 September 2009 at 21:07
    Permalink

    Met Malam dokter…..
    Nama saya mela, umur saya 25 tahun dan sebentar lagi berusia 26 tahun..
    Saya sudah 3 bulan menikah dan belum hamil…
    Sebelum menikah, haid saya selalu teratur, tgl 2 setiap 3 bln berturut-turut or maju 2 hari sebelum tgl 2… Saya menikah di bulan Juni 2009.
    tgl 2 Juni 09 Saya Haid, tgl 30/06/09, 2/07/09, 3/08/09, 6/09/09..
    Sampai sekarang saya masih bingung dengan kapan masa subur saya…Kira-kira kapan ya dokter masa subur saya……????????????……Plissssssssssssss
    tolong ya dok, soalnya saya sudah sangat ingin punya adek bayi dari rahim saya sendiri… 😥 😥 😥

    pada Senin, 14 Sept 2009 23:30:05

    Malam Mela,
    Selamat ya atas pernikahan Anda, semoga berkah dan sukses…
    Saran saya, lakukan dulu hubungan intim secara konsisten dan teratur sesuai tips yang benar dan gaya yang kalian berdua sukai. Lakukan semuanya selama 1 tahun dulu, jika selama 1 tahun belum juga diberikan momongan, mungkin nanti bisa diberikan saran yang lebih optimal. Karena jika belum 1 tahun, belum bisa dipastikan subur atau tidak. Siklus hormonal masih belum teratur dan belum stabil, mengingat suasana kehidupan yang cukup berbeda antara single dengan setelah merit. Sambil berdoa dengan yakin, kalian berdua pasti bisa.
    Jika Anda mau membuat stabilitas hormonal yang lebih cepat dan sehat, silahkan Anda bisa konsumsi Nutrient High Calsium-1, Muncord capsule, dan Zinc capsule. Info lebih lanjut, silahkan tindak lanjut ke dr.nasseer@gmail.com
    Terima kasih

    Reply
  • 7 October 2009 at 13:33
    Permalink

    dok…
    saya mau tanya….
    saya sudah menikah sejak februari lalu
    samapai sekarang belum juga hamil
    siklus mens saya tdk teratur….bisa 36-46 hari
    yang saya mau tanyakan apa yang sebaiknya dipersiapkan sebelum berhub sex supaya bisa mempercepat kehamilan?
    jika pada pagi hari saya menemukan lendir sbg tanda masa subur, apakah hub sex terbaik dilakukan pada saat itu juga atau menunggu hingga malam hari tdk masalah?

    pada Rabu, 7 Okt 2009 15:00:23

    salam kenal ibu Dinda,
    sejak kapan nih mens-nya tidak teratur? apakah setelah menikah menjadi tidak teratur?
    kalo soal persiapan-persiapan, ibu bisa baca di artikel saya selanjutnya, klik disini.
    Semoga bermanfaat.

    Reply
  • 8 October 2009 at 09:40
    Permalink

    sudah sejak mens pertama kali dulu dok…
    ternyata dari sejarah ibu dan nenek saya pun juga sama (mens tdk teratur/siklus panjang)
    nah yang saya tanyakan…apakah jika pagi hari ditemukan lendir tanda masa subur, jadi masa subur berlau dlam waktu 24jam stlh itu?
    waktu kapankan yang terbaik untuk berhub sex setelah mengetahui pada saat itu ternayata dalam keadaan masa subur?

    pada Kamis, 8 Okt 2009 10:30:23

    seperti di artikel di atas, masa subur wanita itu ada pada rentang waktu H-3 dan H+3, kita tidak tahu kapan jelasnya waktu yang paling subur, jadi kita bisa mencoba kapanpun juga. Soal waktu terbaik, tentu tidak bisa ditentukan, karena sifatnya acak atau gambling. Coba saja kapanpun Anda dan pasangan saling terangsang dan saling ingin, ini bisa menjadi tantangan yang sangat menggairahkan. :)
    Oya, jangan lupa berdoa tentunya. OK?!
    Selamat mencoba. Semoga sukses

    Reply
  • 16 February 2010 at 12:25
    Permalink

    dok dlu saya pernah hamil tapi bayi saya meninggal,dan saya ingin hamil lagi,saya pernah pake kb suntik 2x kemudian tidak haid 2 bulan haid saya kdng teratur kdng tidak,apakah saya bisa hamil lagi,apakah ada dampak nya dari pemakain kb itu?mohon jawaban nya?

    pada Selasa, 16 Feb 2010 12:39:12

    Pemakaian KB hormonal, jika tidak teratur atau baru mulai atau mau berhenti pasti ada keluhan haid jadi tidak teratur atau muncul bercak. Tapi setelah 2 bulan pemakaian teratur atau 2 bulan berhenti, biasa bisa kembali normal, kecuali memang sebelum menggunakan KB juga ada keluhan haid tidak teratur. Jika tidak ada kelainan fertilisasi, insya Allah bisa hamil lagi. Silahkan Anda baca posting saya yang ini.

    Reply
  • 24 February 2010 at 12:47
    Permalink

    hallo dok..
    sebelumnya sy mens tgl 18 januari 2010,, dan skrg sy dpt mens lagi tgl 18 februari sampai 24 jan 2010.
    yg mau sy tanya.. kpn masa subur sy?

    pada Rabu, 24 Feb 2010 13:09:35

    halo juga :)
    tinggal dihitung dengan rumus di atas mbak, kalo siklus mens-nya teratur 28 hari (dari hari pertama mens bulan lalu sampe hari pertama mens bulan ini), tinggal dibagi 2. Hasilnya masa subur mbak 3 hari sebelum sampai 3 hari sesudah hari ke 14. Begitu juga kalo teratur 30 hari.
    Masalahnya kalo tiap bulan tidak teratur, perhitungannya ya pake rumus Ogino Knouss diatas.
    Maksud saya, perhitungan ini tidak hanya sekedar 1 bulan berjalan, tapi memperhatikan juga bulan2 sebelumnya.

    Reply
  • 24 February 2010 at 14:02
    Permalink

    sblm nya sy haid tgl 5 des 2009,,tp krna sy positif hamil jd telat,,gak taunya d USH janin sy udh pecah n hrus d kuret..
    tp sy hanya minta obat penggugur n gak mau d kuret,,takutnya baru bisa hamil 6 bln berikut nya.
    pendarahannya tgl 18 jan 2010 ini.. jd haid nya baru kluar 18 feb..

    apa dari pendarahan tersebut,pd bulan ini(setelah haid) sy bisa hamil dok?

    bagaimana program berhubungan yg baik (supaya bs cpt hamil),maksudnya dari masa subur sebaik nya berapa kali berhubungan? d selingin 1 atau 2 hari,,atau bagaimana dok?

    pada Rabu, 24 Feb 2010 15:20:53

    Menurut saya, sebaiknya sih dikuret, supaya rahim lebih bersih dari sisa-sisa perdarahan/sisa-sisa janin sebelumnya yang bisa mengganggu implantasi calon janin berikutnya. Kemungkinan hamil sih pasti ada selama sel telur masih bisa diproduksi dan ketemu dengan sel sperma. Hanya saja, disarankan ditunda dulu paling cepat 3 bulan untuk mempersiapkan rahim supaya lebih kuat.
    Kalo supaya bisa cepat hamil, silahkan Anda baca Tips Cepat Ingin Punya Anak.

    Reply
  • 11 March 2010 at 16:26
    Permalink

    met sore dok
    saya uda nikah 1 tahun 3 bln tapi sampai sekarang belum dikaruniahi anak, saya sdh periksa kedokter kandungan dan di usg ktanya rahim sy bgus tdk ada penyakit,bln ini saya haid tgl 4 s/d 10 maju 2 hari dr bln kmrn, pertanyan saya apakah ada kelainan pada rahim saya atau dari suami saya? kapan masa subur yg bgs pd kandungan saya?

    pada Kamis, 11 Maret 2010 16:53:21

    Untuk pemeriksaan kesuburan, jangan hanya Anda sebagai istri yang diperiksa, suami juga harus diperiksa. Untuk masa subur Anda bisa hitung sesuai rumus di atas.

    Reply
  • 12 March 2010 at 16:48
    Permalink

    menapa istri saya kesakitan jika sedang berhubungan sex

    pada Sabtu, 13 Maret 2010 23:25:17

    kesakitan bagaimana pak? mungkin Anda kurang lembut “memainkan”nya? atau bisa juga ada sesuatu seperti peradangan di bagian selangkangan istri Anda, segera periksakan ke dokter kandungan untuk mendeteksi dini hal-hal yang tidak diinginkan.

    Reply
  • 13 March 2010 at 10:30
    Permalink

    Saya masi bingung cara menghitung masa subur setalah siklus haid. misalnya tanggal 17 Februari saya menstruasi, jadi tanggal berapa masa susur saya dimulai? Makasih ya Dok.

    pada Sabtu, 13 Maret 2010 23:33:54

    Misalnya siklus haid Anda (dihitung dari hari pertama haid hingga ke satu hari sebelum hari pertama haid berikutnya) terhitung secara teratur setiap bulannya, 28 hari. Maka masa subur Anda bisa dihitung sebagai berikut:
    28/2 = 14, masa subur dihitung 3 hari sebelum dan sesudah angka 14, jadi masa subur Anda hari ke 11 hingga hari ke 17. Jika diumpamakan Anda mulai haid tanggal 17 Februari, maka masa subur Anda sekitar tanggal 28 Februari hingga tanggal 6 Maret. Dengan catatan, haid Anda teratur siklusnya 28 hari.
    Kalo 30 hari, perhitungannya pun sama. Tapi kalo tidak teratur, perlu menggunakan cara yang sudah dijelaskan diatas.
    Trims. Semoga paham

    Reply
  • 29 August 2010 at 13:31
    Permalink

    usia saya 32 th selama menikah 4 tahun ini saya belum juga di karuniai anak dan haid saya juga normal apakah berat badan saya yang tidak normal mempengaruhi kesuburan saya tb.170 bb.48

    pada Senin, 30 Agustus 2010 15:18:12

    Saya kira berat badan tidak terlalu mempengaruhi kesuburan, apalagi BB Anda terhitung kurang (underweight). Tetapi sebaiknya Anda melakukan diet agar berat badan Anda bisa mencapai berat badan ideal, hal ini dapat membantu memperbaiki fungsi kinerja tubuh Anda. Range berat badan ideal Anda adalah 55-72 kg. Trims sudah mampir.

    Reply
  • 8 November 2010 at 13:30
    Permalink

    saya mau bertanya , apakah jika lendir servik tidak ada apakah pertanda tidak lagi subur? umur saya 26 thn , ini pernikahan kedua saya baru 7 bulan yang lalu tapi blm hamil juga ,, sudah 2bulan ini v saya suka gatal dan agak lecet di bibir v nya ,pernah saya obati dan sembuh , tp ketika berhubungan rasa gatal dan lecet timbul lg , apa ini termasuk PMS , saya pernah di kuret sekitar 7 tahun yang lalu , apakah ini yg menyebabkan saya sulit hamil dok ? tks

    Reply
    • 8 November 2010 at 13:54
      Permalink

      Belum tentu tidak subur, tapi jika seperti demikian adanya, kemungkinan ada suatu proses infeksi disana. Saran saya, sebaiknya Anda lakukan pap smear terlebih dahulu untuk bisa menentukan kenapa lendir serviks tidak ada padahal masuk masa subur. Selanjutnya jika ditemukan infeksi, tentu perlu dilakukan pengobatan dulu.
      Semoga berhasil ya…

      Reply
  • 13 November 2010 at 09:52
    Permalink

    saya mau bertanya..
    saya sudah 2thun menikah tapi saya belum punya anak juga.
    wktu pertama mEnikah aku ikut KB suntik selama aetahun yang 3blan 1X,,,apakah krna itu aku juga susah punya anak??
    apa yang harus saya lakukan,krna sekarang mah saya sudah gak ikutan program KB lagi..
    makasich

    Reply
    • 13 November 2010 at 11:54
      Permalink

      Boleh jadi karena faktor pernah suntik KB, apalagi suntik KBnya sebelum punya anak, sehingga status hormonal jadi agak terganggu. Sebaiknya Anda periksakan ke dokter kandungan untuk memeriksa fungsi kesuburan Anda, jadi tidak mengira2 lagi. Selain itu silahkan Anda ikuti tips saya di Cara Cepat ingin punya anak.
      Semoga cukup membantu. Terima kasih.

      Reply
  • 13 November 2010 at 18:23
    Permalink

    salam..
    hal ini sedikit aneh dan menyimpang dari pembahasan diatas namaun saya ingin bertanya..
    apakah sperma pria yang masuk (menyemprot) ke dalam dubur wanita bisa mengakibatkan kehamilan bagi wanita tersebut…??
    tolong jawabanya….trims…

    Reply
    • 13 November 2010 at 18:32
      Permalink

      Akses ke sel telur kan cuma dari vagina pak. Kecuali si wanita ada kelainan, punya jalur bypass dari dubur ke kandung telur. Tapi kayaknya belum pernah ditemukan tuh… Lagipula berhubungan seksual melalui dubur kan dilarang agama pak, banyak penyakit disana! Mending dijauhi deh!

      Reply
  • 25 November 2010 at 13:21
    Permalink

    dok , terimakasih atas balasan dr pertanyaan saya .. dokter benar , setelah saya USG trans vagina saya ada infeks yg sudah lama ,
    dan saya diberi obat ovula 10 buah dan parlodel 10 buah .
    dokter , apakah infeksi itu berbaha untuk kemahilan saya ??
    saya sangat ingin sekali hamil lg dok .
    mengenai keputihan saya sudah diberi obat juga , dan alhamdulilah tidak bau lagi ketika berhubungan.
    dok , apakah infeksi bisa disembuhkan ?? terimakasih sebelumnya //

    Reply
    • 26 November 2010 at 13:04
      Permalink

      Insya Allah infeksi bisa disembuhkan asal dengan pengobatan yang tepat dan teratur, serta atas izin Allah tentunya. Perbanyaklah berdoa dan berharap pada Allah yang memberikan amanah anak ya…

      Reply
      • 26 November 2010 at 15:08
        Permalink

        terimakasih dokter atas pencerahannya ..
        tapi dok , apakah wanita yg terkena infeksi itu bisa hamil normal ?
        dan apa ada indikasi menjadi kanker dok ?

        terimakasih .

        Reply
        • 26 November 2010 at 15:20
          Permalink

          proses perjalanan kanker dan infeksi itu tidak sama. banyak pemeriksaan yang perlu dilalui untuk itu. Soal kehamilan normal atau tidak, bergantung infeksinya bagaimana. Silahkan Anda rutin periksakan diri Anda ke dokter terdekat jika Anda khawatir. tapi saran saya, rezeki, jodoh dan anak adalah karunia dan permasalahan yang misterius, jadi sebaiknya lakukan pendekatan saja pada Yang Maha Kuasa, karena Dialah yang punya kuasa atas hal-hal ghaib seperti demikian. Insya Allah, jika yakin, segala masalah yang sulit seperti ini jadi terasa ringan di hati, karena Allah yang sudah mengendalikan.

          Reply
          • 26 November 2010 at 15:58
            Permalink

            Terimakasih banyak dokter atas saran dan informasi yg dokter berikan , sangat berguna untuk memotifasi saya ..dokter .. infeksi itu mungkinkah karna proses kuret saya 6 thn yg lalu dok ? semoga allah memberikan yg terbaik buat kita semua ..

            terimakasih dok ,

            *sebelumnya maaf dok, saya banyak bertanya …

          • 26 November 2010 at 16:18
            Permalink

            😀 gapapa, saya senang kok bila banyak bertanya. Tapi mohon maaf kalo jawaban saya kurang berkenan dan jika saya tidak tahu, saya akan bilang tidak tahu.
            Infeksi itu bisa saja efek samping dari proses kuretase yang kurang bersih dan steril. Jadi, tetap lanjutkan saja pengobatan secara teratur. Jika memang memungkinkan dan berminat, saya ada produk herbal yang bersifat seperti antibiotik alami dan suplemen alami. Teman saya bisa terbebas dari infeksi kehamilan yang membuatnya sulit hamil selama 4 tahun bahkan sempat keguguran 2 kali, tapi sekarang alhamdulillah sudah punya anak. Jika tertarik untuk info lebih lanjut, silahkan Anda kontak saya langsung melalui rubrik Konsultasi Khusus, saya akan balas langsung melalui email saya. Trims atas perhatiannya.

  • 26 November 2010 at 17:23
    Permalink

    saya mau tahu dok herbal nya ..bisa bantu saya untuk brikan informasinya , dan rubrik konsultsi khusus yg dokter maksudkan itu dmn dok ?
    tks

    Reply
  • 6 December 2010 at 13:44
    Permalink

    sya mau tanya, apakh benar klo yg mmpunyai gol darah O sulit utk hamil, aduh sya jd kwatir nih, terus gmn cara ngitung masa subur yg simpel soalnya haid sya kadang gk teratur..
    dan buah sama sayur apa yg dpt menyuburkan????
    mohon balasannya, terima kasih sbelumnya..
    ^_^

    Reply
    • 6 December 2010 at 13:58
      Permalink

      Mengenai sulit tidaknya kehamilan, saya rasa tidak ada hubungannya dengan golongan darah ya, tetapi dengan sistem reproduksi dan hormonalnya. Jadi diperbaiki saja dengan masalah sistem tersebut. Tentang cara penghitungan sudah ada diatas kok. Tentang makanan apa yang bagus, silahkan simak di artikel saya yang lain di Cara Cepat Punya Anak. Trims

      Reply
      • 6 December 2010 at 16:25
        Permalink

        makasih ya dok jd agak lega, tp bgaimana dgn pnelitian2 yg mnyebutkan bahwa golongan darah O sperti itu??
        terus klo misalnya ktika lg berhubungan pernah merasa sakit???
        aduh dok sya bnyak nanya ya? hehehe…
        smoga ilmu dktr makin bertambah dan bermanfaat..
        amin..

        Reply
  • 7 December 2010 at 05:12
    Permalink

    kenapa ya dok saya susah benar utk mendptkan ank yg ke 2 secara anak saya yg pertama skrg sdh berumur 13th..ada solusinya ga dok….sblmnya trmkash…salam

    Reply
  • 31 December 2010 at 16:11
    Permalink

    mau tanya dok..
    bulan nov 2010 saya haid tgl 25 dan bulan desember ini saya haid tgl 23..
    setelah d hitung2 siklus haid saya berarti 28,benar ga dok?
    kapan waktu yg tepat buat saya berhubungan dengan suami?
    please d jwb dok…
    trmksh.. salam.
    tolong d jawab ke alamat email saya biar saya bisa selalu buka jawaban dari dokt.mksh..

    Reply
    • 5 January 2011 at 06:51
      Permalink

      Perhitungannya sudah tepat. kalo bertanya tentang waktu berhubungan yang tepat ya tentu kapan saja bisa. Tapi kalo untuk menargetkan punya anak, tentu mesti dipaskan dengan masa suburnya. Cara menghitungnya silahkan mengikuti rumus di atas, terima kasih ya.

      Reply
  • 22 January 2011 at 14:59
    Permalink

    saya pernah baca jika menginginkan anak perempuan maka kita harus melakukan hubungan dengan suami kr2 3hari sblm masa subur. jika begitu kemungkinannya kecil utk dpt hamil krn dilakukan sblm ms subur. jd bagaimana agar kita mendapatkan anak perempuan, apa kita berhubungan intimnya sebelum masa subur, atau dalam masa subur (dg “resiko” tidak mesti dpt anak perempuan)

    Reply
    • 23 January 2011 at 14:57
      Permalink

      Artikel yang Anda baca tidak salah. Memang perhitungan ilmiah bisa saja diterapkan dalam hal ini, dengan asumsi bahwa sperma berkromosom X sebagai pembawa genotip perempuan bisa lebih tahan suasana basa dalam vagina selama kurang lebih 48-72 jam, sehingga jika berhubungan sebelum masa subur diharapkan sperma X bisa bertemu sel telur tepat pada awal masa subur. Tapi itu perhitungan asumsi manusia, takdir Allah jauh lebih hebat perhitungannya dibanding asumsi manusia.
      BTW, trims sudah berkomentar…

      Reply
  • 27 January 2011 at 10:06
    Permalink

    Dok,
    Saya sudah menikah 1 Thn 2 bln..tapi sampai saat ini saya belum hamil,siklus menstruasi saya tidak teratur 28, 32,35,40 hari..perbulan berbeda2..bagaimana cara mengetahui masa subur saya ya dok…
    saya ingin sekali hamil…wktu yg tepat untuk saya berhubungan kapan ya dok…apa terlalu sering berhubungan mempengaruhi gagalnya pembuahan pada sel telur… terima kasih dok, saya tunggu jawaban dr dokter…

    Reply
    • 27 January 2011 at 12:03
      Permalink

      Frekuensi hubungan tidak berhubungan dengan proses pembuahan pada sel telur, karena proses pembuahan adalah alami bagi wanita yang normal. Gagalnya proses pembentukan sel telur biasanya berhubungan dengan kadar hormonal Anda saat itu, kualitas kekebalan tubuh, stres, kelelahan, dsb bisa mempengaruhi pola kesuburan.
      Bila siklusnya kurang teratur, Anda dapat menggunakan rumus dengan menghitung siklus terpanjang dan terpendek. Coba dihitung dengan rumus ini.

      Masa subur ditentukan berdasarkan siklus terpendek – 18, siklus terpanjang – 11.

      Semoga bisa bermanfaat.

      Reply
  • 4 February 2011 at 15:35
    Permalink

    dok,saya mau tanya,,apakah berhubungan setiap hari pada masa subur (hari ke-12 s/d hari ke-16) dapat mempercepat kehamilan?? atau malah memperkecil kemungkinan kehamilan dok??
    terima kasih atas jawabannya dokter,saya tunggu

    Reply
    • 4 February 2011 at 16:02
      Permalink

      Yang jelas perlu diperhatikan juga kematangan sperma. Kalo setiap hari, sperma tidak sempat matang dan bisa jadi kualitasnya belum cukup baik untuk membuahi. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan jika pasangan sedang dalam masa subur sekali, kemungkinan hamil tetap saja ada.

      Reply
  • 10 February 2011 at 15:44
    Permalink

    dok saya mau tanya,apa benar kuning telur ayam kampung (mentah) + madu bisa memperbaiki kualitas sperma?
    terima kasih

    Reply
    • 12 February 2011 at 11:05
      Permalink

      Kalo tepatnya saya juga belum mendapat info penelitiannya. Tapi bahwa kandungan telur ayam kampung dan madu bisa menambah nutrisi tubuh memang ya. Jika nutrisi tubuh terpenuhi, perbaikan sel-sel tubuh termasuk sperma juga akan ter-cover. Insya Allah.

      Reply
  • 18 February 2011 at 09:10
    Permalink

    dok saya sdh nikah sdh 1 thn,bln kmrin sya mngalami haid 2x,yg prtama hny bercak coklat sja selama 1 hari sya kira bulan ini sya sdh telat.tp pas akhir tnggl sya haid lg yg ini keluarny bnyak..koq bsa bgtu ya dok…trtrima ksih jawabannya.

    Reply
  • 21 February 2011 at 12:40
    Permalink

    Dear dokter Nasir,

    saya pernah mengalami kegugran di usia 6 week 3 bulan yang lalu.
    saya ingin hamil kembali
    kira2 apa yang harus saya perhatikan selain masa subur ,dll?
    karena keguguran saya adalah kegugran spontan (langsung darah segar) tanpa proses kuret.
    Makanan apa saja yang harus saya konsumsi ya dok
    apakah tauge itu bisa menambah kesuburan?
    thanks before dok

    Reply
  • 10 April 2011 at 11:02
    Permalink

    salam dr.Nasir
    saya pernah mengalami keguguran 2 thn yg lalu, krn saya masih kuliah saya tunda kehamilan saya selama 2thn itu tp tidak dengan makan atau pasang alat KB. sudah 2bln ini saya cb untuk hamil tp gak bs. yang saya mau tanyakan apa saya msh bs hamil karena sudah 2 thn sejak keguguran saya menunda kehamilan??mksh jawaban nya dr…..

    Reply
    • 14 April 2011 at 08:30
      Permalink

      Menurut saya, insya Allah masih bisa hamil jika waktu dan kondisi tubuhnya sudah tepat. Perbanyak berdoa dan berusaha, coba jalankan tips Cara Cepat Punya Anak ini.

      Reply
  • 22 April 2011 at 10:07
    Permalink

    dok, saya mau nanya ..
    hari selasa tanggal 19 itu saya selesai menstruasi, kemudian tanggal 21 nya saya berhubungan badan dg suami, apa kira2 saya bisa hamil ya dok? apa sel telur itu sudah bisa di buahi setelah selesai menstruasi selama 2 hari itu?
    terimakasih sebelumnya ..

    Reply
  • 6 May 2011 at 12:39
    Permalink

    Assalamualaikum Dok Nasir,6 blan saya menikah tp 3 blan yg lalu saya telah melakukan pemeriksaan pap smear dan hasilnya Kelas II Radang Non Spesifik.
    Yang saya tanyakan maksud dari tulisan itu apa? karena saya blum kembali ke dokter lagi karena mash sibuk dg pekerjaan,apakah saya bisa hamil apalgi siklus menstruasi saya tidak teratur?
    Trimasakih atas jawabannya…..

    Reply
    • 6 May 2011 at 15:01
      Permalink

      Wa’alaikumsalam,
      Itu berarti terdapat peradangan yang sifatnya tidak spesifik (kumannya belum jelas). Derajatnya sudah masuk kategori kedua. Sebaiknya segera dikonsultasikan kembali ke dokter untuk kemungkinan diberikan pengobatan intensif. Mengenai bisa hamil atau tidak, itu semestinya dilakukan pemeriksaan kesuburan. Tetapi karena pernikahan Anda juga belum ada 1 tahun, dipersilahkan untuk melakukan hubungan intim secara teratur dan sehat terlebih dahulu sebelum menyangsikan apakah bisa hamil atau tidak. Jika kondisi Anda dan suami sehat dan berhubungan pada masa subur, besar kemungkinan untuk terjadi kehamilan. Insya Allah.
      demikian, semoga bermanfaat.

      Reply
  • 20 May 2011 at 14:24
    Permalink

    assalamualikum wr wb dokter…..
    dok sy punya masalah dgn menstruasi, jangka waktunya yg tidak menentu dan terkadang terlalu lama serta sering maju dr jadwal normal. sy sering haid lebih dari 10 hari bahkan pernah sampai hampir 1 bln br bnr2 bersih. pernah juga haid slm 1 minggu tp seminggu berikutya sy sudah haid lg (dlm 1 bl haid 2 kali). sy dan suami berencana untuk tambah momongan lg, sdh hampir 2,5 th sy lepas KB suntik tp sampai skrg blm hamil.
    pd kehamilan 1 sy ada masalah, pernah keluar bercak2 kecoklatan dan pd saat pemeriksaan dokter bilang kl janin sy tidak berkembang dgn baik krn dr bln pertm ke bln ke dua tdk ada perubahan bentuk janin akhirya sy hrs bedrest slm 1 minggu. dua minggu stlh bedrest dan minum vit untuk merangsang pertumbuhgan janin sy kontrol ternyata ttp tdk ada perkembangan dan dokter menyarankan untuk diangkat janinnya. setelah diangkat 4 bln kmdn sy hamil lg dan alhamdulillah sehat, sekrg anak sy sdh berumur 6 th.
    apa yg seharusnya sy lakukan dok? apakah ada kemungkinan sy menderita suatu penyakit? apakah sy msh bisa hml lg dgn kondisi sprt ini?

    Reply
  • 12 June 2011 at 19:08
    Permalink

    Aslm.Wr.Wb. met mlm Dok.Nasir saya eva mau tanya dokter bagaimana cara menyembuhkan keputihan,?karena saya merasa tidak nanya ,udh 3 tahun saya nikah tp blm jg di kasih momongan.apa penyebabanya karena keputihan dokter.wasalam

    Reply
  • 16 June 2011 at 15:49
    Permalink

    knp comment saya tidak di balas??

    Reply
  • 25 December 2011 at 00:47
    Permalink

    masa haid saya tdk tratur trkdang 2bln sekali untuk penghitungan’y seperti pa,,saya pengen banget cepet punya momongan.

    Reply
  • 3 January 2012 at 11:08
    Permalink

    Saya sudah 2,5 th menikah tapi belum di kasih momongan….. Sebelumnya sudah 2 kali terjadi saya tidak haid aelama 2 bln berturut2, dikira hamil tetapi bln berikutnya haid lagi. Masa haid saya tdk teratur contohnya bln Okt mulai haid tgl 20, bln Nov tgl 22, bln Des tgl 23.. Bagaimana saya bisa menghitung masa suburnya ?????????
    Mohon dibantu utk menghitungnya, makasih…………….

    Reply
  • 7 January 2012 at 00:34
    Permalink

    aslm.wr.wb….
    met mlm dok, sy and mau nanya dok…….bln oktober 2011 sy tidak haid. di bulan november 2011 sy hai 2 x tertera tgl 1 n tgl 27.
    tgl 8 desember sy melakukan hubungan intim,n sy tdk haid sampai tgl 7 januari 2012. sekarang pembawaan sy mual, apa sy hamil dok????
    kalau sy hamil bagaimana cara menghitung usia kehamilan sy.
    sblmnya sy ucapkan terima kasih kepada dr.nasir atas perhatiannya.

    Reply
    • 10 March 2012 at 12:41
      Permalink

      untuk andrea sblmnya saya minta maf kalau saya ikut campur, tetapi saya ingin memberi masukan kpada anda. untuk memastikan anda hamil atau tidak, cb anda lalkukan tes kencing dgn pp test agar lbih pasti.trimakasih

      Reply
    • 11 March 2012 at 07:46
      Permalink

      Betul yang disampaikan ibu Novi, silakan dilakukan cek kehamilan sederhana dengan HCG Test atau Strip kehamilan yang dijual bebas. Jika positif, hitung kehamilan Anda mulai dari tanggal pertama haid terakhir kapan, lalu hitung sudah berapa hari/minggu. Terima kasih.

      Reply
  • 13 January 2012 at 19:44
    Permalink

    ass ……… dok,sy dan suami sdh menikah 4 bln..tp sampe skrg sy belum ada tanda2 utk hamil…masa haid sy kurang teratur,,kadang maju 4 hari dari tgl sebelumnya..bln lalu sy haid tgl 27des-1jan……yg ingin sy tanyakan kpn tgl masa subur sy??? dan knp setiap kali kami habis berhubungan seks sperma yg masuk keluar kembali saat sy buang air????apakah itu berpengaruh ???
    mohon penjelasannya dok…………
    Syukron……..

    Reply
    • 15 January 2012 at 13:55
      Permalink

      Masa suburnya sudah dicoba dengan rumus di atas? Jika tidak teratur tepat 28 hari yang sama setiap bulannya, maka Anda bisa mencoba hitung dengan siklus terpendek dan terpanjang dalam setahun.
      Mengenai sperma yang keluar lagi setelah berhubungan, tentu saja ini sangat mempengaruhi karena mengurangi kuantitas sel sperma yang mungkin dapat membuahi sel telur. Dianjurkan agar setelah terjadi ejakulasi, tinggikan posisi pantat si istri dan tunggu kira-kira 30-60 menit untuk memberi kesempatan sel sperma masuk ke dalam rahim dengan mudah. Semoga membantu.

      Reply
  • 22 August 2012 at 19:11
    Permalink

    Asslmkum dok….
    Sy mo brtnya dok,bln juli sy haid tgl 1, dpt haid lg tgl 8 agustus.berrti sy dah telat 9 hari kan dok.tp kluar lg dok,tp haid sy cuman dua haru.gmna tuh dok?ksimpulan yg dpt d ambil apa?sy hamil apa ga?trs apakah haid dua hari tuh wajar pa tdk.mksih….

    Reply
    • 24 August 2012 at 09:50
      Permalink

      Artinya haid Anda tidak teratur. Penyebabnya bisa banyak hal, biasanya terlalu lelah, stres, kurang asupan makanan bergizi. Hamil atau tidaknya belum bisa dinilai karena masih ada siklus haid yang muncul.

      Reply
  • 11 September 2012 at 16:42
    Permalink

    SAYA MAU BERTANYA DOK,BULAN 10JULI TERAKHIR SYA MENTRUASI.SKRG SUDH TELAT 2 BLN.MENS SYA MEMANG TIDAK TERATUR,DAN SYA JGA UDAH PEREKSAKAN K DOKTR.YG SYA MAU TNYAKAN SBNRNYA AP PENYEBAB DRI KETIDAK STABILAN HORMON ITU?ADAKAH OBAT YG BISA MESEIMBANGKAN,DAN MENS JADI TERATUR KEMBALI?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

CommentLuv badge

Close
Get our Newsletters

Receive The Latest Posts Directly To Your Email - It's Free!!


ANDA MUNGKIN PERLU BACA INI !!!close