Bom Waktu Dalam Tubuh Kita

Pernahkah Anda mendengar pernyataan, bahwa sebenarnya penyakit yang akan kita derita ketika kita berusia 40an itu sudah bisa diramalkan ? Yaitu dari jenis makanan yang dimakan sejak umur belasan tahun sampai 40 tahun. Menurut saya pernyataan tersebut sangat rasional.

Dewasa ini sangatlah sulit untuk mendapakan makanan yang benar-benar sehat dan segar. Anda berbelanja di supermarket modern sampai pasar tradisional, tak bisa menjamin makanan yang kita peroleh benar-benar alami tak terkontaminasi. Sebut saja bahan pengawet pada makanan kemasan, bahan pewarna, kontaminasi pestisida pada sayur dan buah, virus dan bakteri pada daging, endapan logam berat pada ikan dan makanan laut. Mungkin Anda belum lupa tentang heboh makanan berformalin, unggas terinfeksi virus, bakteri, dan lain sebagainya. Belum lagi berita terakhir adanya limbah daging yang secara kreatif diolah kembali dan dijual dengan harga murah sehingga leluasa dikonsumsi oleh siapapun. Nah, itu baru dari segi sumber makanan.

Kalau mau jujur, berapa persen dari kita yang setiap hari makan 4 sehat 5 sempurna seperti yang sering digembar-gemborkan petugas kesehatan dan guru kita di SD, SMP, SMA ? Coba sejenak Anda ingat-ingat menu makan siang Anda kemarin. Apakah mencukupi semua nutrisi makro dan mikro yang dibutuhkan tubuh ? Apakah tidak kelebihan lemak jahat ? Kurang kalsium ? Kurang protein ? Kelebihan kalori ? dan seterusnya dan seterusnya…

Ah, capek bin pusing kalau setiap kali mau makan kita selalu dipusingkan oleh hal-hal diatas. Belum lagi, bagaimana dengan pola hidup ? Apakah Anda perokok ? Pola makan dan tidur tidak teratur ? Stress fisik dan psikis ? Walaupun mungkin Anda punya keyakinan bisa merubah pola hidup, tapi merubah pola hidup manusia sama sulitnya dengan memberantas korupsi di negara ini.

Ternyata, faktanya 60% penyakit disebabkan oleh pola makan dan pola hidup manusia.

Memang benar, tubuh kita mempunyai sistem kekebalan dan keseimbangan yang menakjubkan. Sistem imunitas tubuh secara alami melawan dan membasmi agen penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Sistem detoksifikasi tubuh bekerja membuang racun yang masuk ke dalam tubuh melalui sistem hepatobilier, ginjal dan kulit. Tapi kalau racunnya Anda masukkan setiap hari baik itu dari makanan, minuman, obat-obatan, setiap hari selama puluhan tahun, lama-kelamaan sistem tidak bisa bertahan dan Anda sakit. Belum lagi agen penyakit yang bertambah banyak bermunculan tak kenal waktu, ruang dan tempat, kondisi tubuh, jenis kelamin, yang tak peduli apa ada obatnya atau tidak, membuat sistem imunitas kita nyaris tidak berdaya menghalaunya. Bila kondisi ini dibiarkan saja, dengan alasan kesibukan dan tiadanya waktu, tanpa kita sadari tumpukan racun dan penyakit dalam tubuh kita semakin menggunung dan ibarat bom waktu yang akan siap meledak suatu saat tanpa pemberitahuan terlebih dahulu tanpa pandang bulu, siapa saja dan dimana saja. Jangankan sibuk menjinakkan bom waktu itu, kita mengetahui adanya bom waktu itu pun tidak.

Yang sangat dibutuhkan sekarang ini adalah kesadaran. Kesadaran bahwa prosesnya sudah sedang dimulai. Kita ibarat menyimpan bom waktu yang entah dalam hitungan tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit dan detik akan meledak dan mengoyakkan kesehatan tubuh kita. Masalahnya, apakah Anda siap kalau bom waktu Anda meledak dalam waktu kurang dari 1 detik ? Sementara kita tidak menyadari sejauh mana ketahanan tubuh kita setelah bertahun-tahun dicekoki makanan dan pola hidup yang tak terjaga. Maka siap-siap sajalah Anda…

Sebagai perusahaan Internasional yang sudah berpengalaman menjaga kesehatan umat manusia di dunia ini, Tianshi mengamati fenomena ini. Tianshi menyajikan rangkaian makanan sehat pilihan yang membantu kita memelihara dan memulihkan kesehatan tubuh. Kuncinya hanya satu, kita mulai dari sekarang, agar prosesnya bisa segera didegradasi dan fungsi normal tubuh pun dikembalikan seperti semula.

Mudah-mudahan dengan mengonsumsi produk Tianshi dari sekarang, bom waktu Anda perlahan-lahan bisa dijinakkan. Amin.

Bagaimana dengan sikap Anda ?

Jika Anda suka artikel diatas, dapatkan update terbaru gratis!

loading...

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Close
Get our Newsletters

Receive The Latest Posts Directly To Your Email - It's Free!! Enter your email, Signup, Check your email, then Confirm...