Back to Nature Yuk…!

Dunia kesehatan berkembang dengan sangat pesat, seiring dengan semakin beragam dan berkembangnya jenis penyakit. Perubahan pola hidup telah pula memunculkan tren suatu penyakit. Bahkan tren itu sudah harus menjadi kewaspadaan manusia terhadap adanya bom waktu dalam tubuh semua manusia. Sehingga para ahli pun berupaya menemukan berbagai jenis obat dan alat-alat kesehatan untuk mengimbangi munculnya penyakit-penyakit baru.

Bersamaan dengan itu, saat ini juga berkembang paradigma back to nature, penggunaan bahan-bahan alami sebagai pilihan untuk mengatasi masalah-masalah kesehatan. Sebagian dari manusia mulai sadar akan bahaya (efek negatif) jangka panjang yang timbul akibat mengonsumsi obat-obatan yang dibuat dari bahan kimia.

Memang, sebelum ilmu kedokteran modern berkembang dan alat-alat kedokteran yang canggih ditemukan, manusia kuno sudah berusaha mencari penyembuhan dari bahan-bahan yang ada di sekitar mereka. Mulai dari tumbuh-tumbuhan, akar-akaran, daun-daunan, dan lain-lain.

Di Indonesia sendiri penggunaan bahan-bahan herbal untuk pengobatan telah diatur dalam kebijakan pemerintah melalui Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1076 Tahun 2003 Tentang Penyelenggaraan Pengobatan Tradisional. Ada beberapa kelompok pengobatan herbal yang perlu Anda ketahui; Pertama adalah Obat Tradisional, yaitu obat/pengetahuan pengobatan yang diturunkan dari generasi ke generasi. Cara ini biasanya berhubungan dengan tradisi suatu daerah atau etnis tertentu. Kedua adalah Jamu, yaitu obat tradisional Indonesia yang dibuat dari bahan-bahan alamiah dan dipercaya memiliki khasiat tertentu oleh sebagian masyarakat.

Tata laksana pengembangan pemanfaatan obat tradisional dilakukan melalui beberapa langkah. Tentu saja setelah dilakukan observasi dan penilaian terhadap pemakaian obat tradisional tersebut di masyarakat. Jika memang benar berkhasiat secara empirik dan tidak memperlihatkan efek samping, maka dilakukan :

Langkah I : Uji praklinik untuk menentukan keamanan melalaui uji toksisitas. Lalu menentukan khasiatnya melalui uji farmakodinamik.

Langkah II : Standarisasi secara sederhana.

Langkah III : Teknologi farmasi yang menentukan identitas secara seksama sampai dapat dibuat produk yang terstandarisasi.

Langkah IV : Uji klinik pada orang sakit dan atau orang sehat. Setelah langkah IV ini dan terbukti manfaat dan keamanannya makan obat tradisional dapat dipakai di dalam pelayanan kesehatan.

Kemudian ada yang disebut sebagai Obat Herbal Terstandar, yaitu obat herbal yang sudah terstandarisasi melalui uji praklinik dan bahan baku.

Posisinya di antara jamu dan fitofarmaka, sudah mencantumkan kandungan. Mutunya lebih baik daripada jamu.

satu lagi herbal yang sudah digolongkan ke dalam Fitofarmaka. yaitu sediaan yang berasal dari tanaman – berbagai ekstrak atau fraksinya – dengan mutu yang baku berdasarkan sidik jari (finger print) secara kromatograf. Tentu saja, semua ini setelah melalui tahap-tahap penelitian praklinik dan klinik yang dilaksanakan secara baik.

Bagaimana dengan produk Tianshi ?

Tianshi menggabungkan keduanya, resep-resep kuno pengobatan kekaisaran China yang berumur ribuan tahun, dengan konsep ilmu kedokteran modern. Produk Tianshi termasuk ke dalam kategori Fitofarmaka. Artinya sebagai sediaan ekstrak dari bahan baku herbal dengan mutu yang baku, melalui teknik ekstraksi modern, dan telah melalui tahp-tahap penelitian praklinik dan klinik yang dilakukan dengan baik.

Tianshi memiliki divisi Research and Development yang diperkuat ratusan ilmuwan, dokter, dan ahli farmasi yang terus berinovasi mengembangkan produk-produk Tianshi di masa depan.

Dewasa ini, tren pengobatan mulai bergeser dari pengobatan kimiawi modern (western medicine) ke arah pengobatan herbal (eastern medicine). Efek samping dari pengobatan kimia dan cost yang tinggi merupakan salah satu alasan utama terjadinya pergeseran tren tersebut.

Jadi, kalau ada yang bertanya apakah produk Tianshi aman ? Jawabannya sangat aman. Anda tinggal mengikuti petunjuk penggunaan dan beberapa tips yang dijelaskan melalui berbagai media informasi Tianshi.

Bagaimana dengan Anda ? apakah Anda sudah mengonsumsi produk Tianshi ?

Jika Anda suka artikel diatas, dapatkan update terbaru gratis!

loading...

dr. Nasir

Silahkan akses http://dokternasir.web.id/about

2 thoughts on “Back to Nature Yuk…!

  • 2 March 2012 at 12:26
    Permalink

    sangat menyehatkan tips nya thanks btw

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Close
Get our Newsletters

Receive The Latest Posts Directly To Your Email - It's Free!! Enter your email, Signup, Check your email, then Confirm...